Hadiah Kecil Terbukti Mendorong Anak Menyukai Makanan Sehat

Lusiana Mustinda - detikFood Rabu, 29 Apr 2015 06:52 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta -

Menerapkan cara Happy Meal a la McDonald untuk makanan sehat bisa Anda tiru. Penelitian terbaru American Academy of Pediatrics menemukan bahwa memberi hadiah kecil membuat pemmilihan makanan sehat naik 300 persen.

Para peneliti mencoba memberikan hadiah kecil untuk makan siang yang ditawarkan pada siswa TK sampai kelas enam di sebuah sekolah di Cincinnati, Ohio.

Dalam penyesuaian pertama, pilihan sehat di kantin ini terdiri dari buah-buahan, sayuran, susu bebas lemak dan makanan utama dengan biji-bijian yang diberi label dengan emoticon wajah senyum berwarna hijau.

Setelah tiga bulan, para peneliti memperkenalkan item menu yang disebut dengan "power plate”. Terdiri dari empat kelompok makanan bergizi dan datang dengan hadiah seperti tato temporer, stiker hingga miniatur karakter kartun.

Seperti yang dilansir dalam Huffington Post (27/04/2015), penambahan hadiah ini juga berdampak pada kafetaria, dalam penjualan susu tawar yang meningkat dari 7,4 persen menjadi 48 persen dari total penjualan susu. Sedangkan penjualan susu cokelat menurun. Penjualan buah meningkat sebesar 20 persen dan sayuran naik hingga 62 persen. Selama periode tiga bulan, penjualan "power plate" lebih dari tiga kali lipat.

Temuan ini menjanjikan solusi untuk epidemi obesitas. Menurut Centers for Disease Control, lebih dari sepertiga anak-anak Amerika mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Kedua kondisi ini dapat menyebabkan maalah kesehatan utama seperti kanker, penyakit jantung dan diabetes.

Mengadopsi kebiasaan makan yang sheat adalah salah satu cara untuk menurunkan risiko obesitas anak. Menurut peneliti trik seperti ini merupakan cara yang mudah diterapkan dan hasilnya cukup efektif.

Salah satu studi menunjukkan bahwa menempatkan stiker Elmo pada apel membuat anak-anak lebih mungkin untuk makan buah. Para peneliti berasumsi bahwa karakter TV populer lainnya bisa memiliki efek yang sama.

Sebuah studi yang diluncurkan oleh Cornel University Center for Behavioral Economisc di program nutrisi anak menemukan bahwa menambahkan karakter lucu ke kotak makan yang berisi salad dapat memberikan peningkatan konsumsi salad siswa lebih dari 250 persen.  

Sejak diperkenalkannya "Let's Move" oleh Michelle Obama, kampanye Healthy Hunger Free Kids Act di banyak sekolah di Amerika Serikat telah mengadopsi pedoman kantin sehat. Kantin ini menawarkan pilihan sehat yang merupakan langkah awal yang diperlukan anak-anak untuk berlatih gaya hidup sehat.



(Lusiana Mustinda/Odilia Winneke)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com