Pemberian Jus Buah dan Susu dalam Botol Dot Picu Kerusakan Gigi Anak

Pemberian Jus Buah dan Susu dalam Botol Dot Picu Kerusakan Gigi Anak

- detikFood
Rabu, 01 Okt 2014 05:52 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta -

Pemberian susu ataupun jus buah memang lebih praktis dalam botol dot. Akan tetapi hal ini justru menimbulkan masalah kerusakan gigi pada si kecil terutama untuk anak usia di bawah 3 tahun.

Dr Sandra White, selaku direktur kesehatan gigi masyarakat dari Public Health England (PHE) mengatakan, banyak orangtua memberikan bayi dan balita jus buah tanpa menyadari bahwa minuman tersebut mengandung gula.

Menurut beberapa penelitian, secara keseluruhan sekitar 12 persen anak usia 3 tahun mengalami kerusakan gigi. Namun, di beberapa daerah di Inggris proporsinya naik hingga sepertiga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini dikarenakan orang-orang masih menambahkan gula dalam susu dan banyak anak yang kadang juga tertidur dengan minuman manis di botol mereka.

Orang tua yang lebih berkecukupan cenderung berpikir mereka melakukan hal yang benar. Jus buah memang mengandung vitamin akan tetapi minuman ini banyak mengandung gula. Orangtua berusaha melakukan yang terbaik akan tetapi mereka tidak tahu ada hal baik yang seharusnya mereka lakukan.

PHE, menyerukan kepada para orangtua untuk mengurangi jumlah gula demi menjaga kesehatan gigi anak dan menghindari pemakaian yang berlebih untuk menghindari kenaikan berat badan. Mereka seharusnya tidak menambahkan gula untuk makanan ataupun minuman.

Bayi dan anak-anak balita sebaiknya hanya mengonsumsi air dan susu serta berhenti menggunakan botol saat usianya sudah 12 bulan. PHE juga merekomendasikan untuk memberi anak obat-obatan yang bebas kandungan gula.

Seperti yang dilansir dalam The Guardian, survei menunjukkan tingkat tertinggi kerusakan gigi pada usia 3 tahun berada di daerah East Midlands diikuti oleh London dan kemudian Yorkshire dan Humber.

Anak usia 3 tahun dengan kerusakan gigi, rata-rata memiliki gigi yang sudah tanggal dan juga membusuk. Di Gloucestershire, sebanyak 2 persen dari anak-anak alami keruskaan gigi, sedangkan di Leicester memiliki tingkat kerusakan gigi tertinggi sebesar 34 persen.

Air floride membantu mencegah kerusakan gigi, orangtua dapat menggunakan pasta gigi berfloride untuk anak-anak mereka. Pasta gigi dapat diberikan untuk anak pada usia di atas 2 tahun dengan ukuran sebesar biji jagung.

Selain itu, orangtua juga harus membantu dan mengawasi anak-anak mereka untuk menyikat gigi dua kali sehari termasuk sebelum tidur.

Rekomendasi ini tidak hanya untuk orangtua tetapi juga bagi mereka yang merawat anak kecil ketika orangtua sedang bekerja, termasuk kakek, nenek dan juga pengasuh.

Kesehatan masyarakat juga menjadi tanggung jawab pemerintah daerah sehingga PHE memproritaskan kesehatan gigi terutama di daerah yang terbukti memiliki masalah yang seirus.



(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads