Anak Justru Mau Makan Sayur Jika Tak Diberitahu Manfaat Nutrisinya

Anak Justru Mau Makan Sayur Jika Tak Diberitahu Manfaat Nutrisinya

- detikFood
Jumat, 23 Mei 2014 15:46 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Anak-anak sering dianjurkan makan sayuran karena alasan sayuran bernutrisi dan baik untuk kesehatan. Sayangnya, menurut sebuah penelitain cara tersebut tidak efektif. Justru sebaliknya membuat anak makin tidak tertarik.

Studi ini dilakukan University of Chicago's Booth School of Business dan dipimpin oleh Dr. Ayelet Fishbach. Tim peneliti mengindikasi bahwa anak yang diberitahu beberapa makanan bisa membuat kuat, pintar, atau tinggi cenderung tidak mau makan tersebut.

Dilansir dalam AFP (23/05/2014) penelitian ini terdiri dari lima eksperimen dengan populasi sample 270 anak TK umur 3 sampai 5 tahun. Studi menemukan anak mengonsumsi lebih banyak makanan saat tidak diberitahu apapun atau hanya diberitahu makanan tersebut enak.

“Hasil kami menyatakan bahwa anak- anak yang menerima pesan bahwa beberapa makanan baik untuk satu tujuan, hal tersebut dinilai tidak bagus untuk mendapat manfaat lainnya. Sama halnya dengan makanan jika diberitahu manfaatnya untuk membuat tubuh kuat.. anak- anak akan menyimpulkan makanan tidak enak,” tutur Fishbach dalam artikel di Journal of Consumer Research.

Singkatnya, studi ini menyimpulkan bahwa cara terbaik untuk menerapkan pola makan sehat pada anak adalah tidak memberitahu betapa sehatnya buah dan sayur. Sementara itu, sebuah studi terpisah tahun lalu di jurnal Psychological Science mengeksplorasi pendekatan berbeda dan menemukan bahwa mengajarkan anak mengenai nutrisi justru meningkatkan konsumsi.

Tim peneliti dari Standford University menemukan bahkan anak yang masih kecil (4-5 tahun) bisa menerapkan pola makan sehat lewat kebiasaan. Mereka didorong mengerti mengapa mengonsumsi berbagai varian makanan bisa membuat tubuh sehat. Setelah beberapa lama, anak- anak makan sayuran lebih banyak.

(dni/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads