Perhatikan Hal Ini Saat Mengajak Anak Memasak di Dapur

Perhatikan Hal Ini Saat Mengajak Anak Memasak di Dapur

- detikFood
Kamis, 12 Des 2013 08:10 WIB
Perhatikan Hal Ini Saat Mengajak Anak Memasak di Dapur
Foto: Parentdish
Jakarta - Liburan segera tiba. Saatnya Anda mengajak anak-anak menikmati waktu bersama. Kegiatan memasak bisa menjadi pengalaman unik dan mengasah daya kreasinya. Beberapa hal penting perlu Anda siapkan agar anak merasa senang.

Penelitian menunjukkan bahwa anak yang terbiasa terlibat di dapur akan mempunyai kecenderungan untuk hidup sehat kelak. Supaya lebih seru, pakailah beberapa strategi berikut agar anak makin semangat.

1. Waktu Tepat

Foto: theguardian.co.uk
Rencanakan waktu sebelum mulai masak bersama anak-anak. Bila selama ini Anda menyiapkan waktu satu jam untuk memasak, sediakanlah waktu dua jam untuk hal ini. Jangan pusing karena akan banyak tangan yang mencampuri. Karena hal ini dapat membuat anak lebih menikmati makanan yang disiapkan.

2. Cari resep yang disukai anak

Foto:detikfood
Agar lebih menarik, Anda bisa menjadikan resep khusus untuk anak seperti otak-otak tahu dan stik ikan renyah yang dapat meningkatkan nafsu makannya. Kenalkan juga makanan sehat yang mengandung sayuran dan buah kepada anak-anak.

3. Biarkan mereka bereksperimen

Foto: adelaide.kidtown.com.au
Tak mungkin jika si kecil langsung mahir dalam sekali coba kegiatan-kegiatan di dapur. Hal yang terpenting adalah beri mereka kesempatan untuk merasakan pengalaman baru dalam menyiapkan hidangan yang akan mereka santap. Dapur yang berantakan dan sedikit kotor bisa dibenahi kemudian.

4. Sesuai umur

Foto: Thinkstock
Untuk anak usia 3-4 tahun, Anda bisa mulai membantunya untuk memilih dan mencuci sayur atau buah, atau mencampur dan menuangkan bahan. Untuk anak usia 4-6 tahun, bisa memintanya untuk membuat adonan dan memotong kue dengan pisau plastik. Jika berumur 9 tahun lebih, Anda bisa memintanya untuk menyalakan kompor atau oven microwave dengan pengawasan.

5. Siap memberi penjelasan

Foto:helpful.com
Memasak adalah kegiatan kreatif untuk anak belajar tentang banyak hal. Anda harus siap-siap memberikan penjelasan panjang lebar untuk setiap bahan dan alat yang digunakan. Seperti nilai dan kandungan gizi, asal-usul makanan sampai menghitung dengan tepat takaran setiap komposisi yang digunakan. Anda bisa berperan sebagai 'guru' yang memberi penjelasan dengan sabar
Halaman 2 dari 6
(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads