Berikan Air Putih Bila si Kecil Alami Mual dan Muntah

Berikan Air Putih Bila si Kecil Alami Mual dan Muntah

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood
Rabu, 02 Okt 2013 18:27 WIB
Berikan Air Putih Bila si Kecil Alami Mual dan Muntah
Foto: Thinkstock
Jakarta - Mual dan muntah umum dialami anak-anak. Namun sering juga dikenal sebagai gejala dari keracunan makanan. Jika si kecil mengalaminya, tak perlu panik cukup berikan banyak air putih secara perlahan.

Saat muntah si kecil akan kehilangan banyak cairan dan makanan di dalam perutnya. Untuk mengatasi rasa mual dan muntah ini bisa dicegah dengan lima trik jitu ini.

1. Kenali gejalanya

Foto: Thinkstock
Mual dan muntah yang dialami anak-anak bisa jadi disebabkan oleh virus, bukan karena keracunan makanan. Akan tetapi jika muntahnya berwarna kuning atau hijau bisa atau disertai dengan darah, perlu dicurigai jika si kecil keracunan makanan.

2. Jangan berikan makanan

Foto: Thinkstock
Jika si kecil mengalami muntah-muntah sebaiknya jangan diberikan makanan apapun. Tunda pemberian makanan padat untuk si kecil, selama 24 jam setelah muntah pertamanya.

3. Buat ia merasa nyaman

Foto: Thinkstock
Saat si kecil mengalami mual dan muntah tubuhnya akan terasa lemas. Sebaiknya senderkan di tempat tidur senyaman mungkin agar muntahnya tidak masuk ke dalam saluran pernapasan dan paru-paru.

4. Tetap terhidrasi

Foto: Thinkstock
Muntah terus menerus bisa membuatnya kehilangan banyak cairan. Agar tetap terhidrasi sebaiknya berikan air putih satu sendok teh setiap menit. Bisa juga diselingi dengan jus buah atau air gula.

5. Berikan makanan padat secara perlahan

Foto: Thinkstock
Bila keadannya mulai membaik, si kecil bisa mulai diberikan makanan. Namun harus dalam porsi kecil dan bertekstur empuk, seperti roti, pisang atau puree apel. Jhindari pemberian makann manis dan berlemak seperti es krim dan gorengan karena bisa memicu kembali rasa mualnya.
Halaman 2 dari 6
(fit/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads