Program TV Bisa Pengaruhi Tingkat Konsumsi Junk Food Anak

Program TV Bisa Pengaruhi Tingkat Konsumsi Junk Food Anak

- detikFood
Kamis, 13 Jun 2013 14:48 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Sejak usia dini anak perlu diperkenalkan pola makan sehat. Apalagi jika sejak kecil anak mengenal junk food. Peneliti justru menemukan bahwa tontonan program televisi terbukti bisa mengubah persepsi anak terhadap makanan sehat.

Dua peneliti bernama Kristen Harrison dan Mericarmen Peralta dari University of Michigan, Amerika Serikat mewawancarai 100 orang tua tentang karakteristik keluarga. Termasuk frekuensi paparan media kepada anak dan orang tua, serta konsumsi makanan anak. Setelah itu mereka mewawancarai anak-anak TK untuk mengetahui persepsi anak terhadap makanan sehat.

Wawancara tersebut dilakukan untuk melihat bagaimana karakteristik keluarga berhubungan dengan konsumsi makanan anak dan persepsi makanan sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengerti apa yang anak-anak pelajari tentang konsumsi makanan sebelum mereka bisa menentukan pilihan makanan sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Tahun awal anak sekolah sangat penting, karena penimbunan lemak pada anak yang akan tumbuh dengan berat badan normal akan terjadi pada umur lima atau enam tahun, sementara anak yang mempunyai tanda obsesitas akan menimbun lemak pada umur tiga tahun. Kami ingin tahu apa faktor yang menyebabkan anak makan berlebihan pada usia dini,” tutur Kristen kepada Live Science (13/05/2013).

Menggunakan tingkat keamanan pangan sebagai indikator, peneliti menemukan kaitan paparan media dengan junk food sangat kuat pada orang dengan keamanan pangan cukup. Namun, hampir nihil pada orang dengan keamanan pangan rendah.

Karena tingkat keamanan pangan selalu berhubungan dengan pendapatan keluarga, hal ini menyebabkan pengeluaran untuk junk food di keluarga yang keamanan pangannya rendah cenderung dibatasi. Sementara yang tingkat keamanan pangannya cukup lebih cenderung mengkonsumsi junk food karena mempunyai cukup uang untuk membelinya. Karenanya konsep makanan sehat pada anak-anak mereka pun terganggu.

Tim peneliti juga menemukan pilihan tontonan TV juga berpengaruh. TV yang menampilkan iklan makanan lebih mempengaruhi konsumsi junk food daripada TV atau media tanpa iklan. Penelitian ini akan dipresentasikan di konferensi Annual International Communication Association ke 63 di London, Inggris.

(fit/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads