Agar Anak Mahir Memakai Sendok Garpu, Ikuti Tips Ini!

Agar Anak Mahir Memakai Sendok Garpu, Ikuti Tips Ini!

- detikFood
Jumat, 26 Okt 2012 11:22 WIB
Agar Anak Mahir Memakai Sendok Garpu, Ikuti Tips Ini!
Foto: Thinkstock
Jakarta - Si kecil juga perlu diajarkan menggunakan alat makan. Namun banyak orang tua yang tak membiasakan sang anak menggunakan peralatan makannya. Karenanya, cobalah pelan-pelan ajarkan dan biasakan anak memakai sendok dan garpu sendiri!

Kuncinya adalah bersabar dan telaten. Jangan memaksakan anak untuk bisa menyerap sesuatu secepat yang dilakukan orang dewasa. Selain itu, pilih juga alat makan dengan warna dan gambar yang memikatnya. Ini dia tips selengkapnya mengenai bagaimana mengenalkan anak pada alat makan, seperti dimuat dalam www.familiesonlinemagazine.com:

1. Biarkan anak memegang sendok saat makan

Foto: Thinkstock
Saat sedang disuapi, berikan juga sendok untuk digenggam si kecil. Anak senang meniru apa yang dilakukan orang-orang di sekelilingnya. Dengan memberikannya sendok sendiri saat makan, ia akan merasa terdorong untuk melakukan hal yang sama.ο»Ώ

2. Jangan takut kotor

Foto: Thinkstock
Seringkali saat makan sendiri, bukannya memasukkan makanan ke mulut, si kecil malah menumpahkan makanannya sebelum sampai di mulut. Baju, kursi, meja dan lantai jadi kotor dan bernoda. Namun jangan terbawa emosi dan menyerah karena hal ini. Lengkapi ia dengan baby bibs atau celemek makan agar bajunya terlindungi dari noda.

3. Pilih alat makan yang aman

Foto: Thinkstock
Pastikan alat makan yang Anda berikan pada anak aman digunakan. Cek sekeliling sendok dan garpu, apakah ada bagian kasar yang berpotensi melukainya? Perhatikan juga keterangan pada kemasannya. Pilih yang memiliki keterangan bebas dari PVC, BPA dan juga phthalates.

4. Bangun suasana yang menyenangkan

Foto: Thinkstock
Gunakan waktu bermain untuk mengajarkan anak mengenal sendok dan garpu. Bisa dengan cara pura-pura memberi makan boneka dengan sendok. Beri ia pujian saat bisa melakukannya dengan benar. Hal ini bisa meningkatkan rasa percaya dirinya. Namun jangan paksa anak jika ia tampak belum siap. Coba lakukan lagi dalam jeda waktu beberapa minggu.
Halaman 2 dari 5
(flo/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads