Soto Betawi Tulen: Gurih Harum Soto Legendaris Racikan H. Suwandi di Depok

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Senin, 02 Sep 2019 12:00 WIB
Foto: dok. detikFood Foto: dok. detikFood
Jakarta - Penggemar soto Betawi wajib cicip soto racikan H. Suwandi yang legendaris di Depok. Gurihnya soto Betawi di sini sudah terkenal sejak 1990.

Soto Betawi memang makanan khas Jakarta, namun di Depok ada soto Betawi enak yang bisa dinikmati penggemar soto. Namanya Soto Betawi Tulen yang ada di seberang DMall Depok. Rumah makan sederhana ini selalu padat diantre pembeli yang kebanyakan merupakan pelanggan setia.

Soto Betawi Tulen: Gurih Harum Soto Legendaris Racikan H. Suwandi di DepokRumah makan Soto Betawi Tulen H Suwandi ada di seberang DMall Depok (Foto: dok. detikFood)

Pilihan menunya tak terlalu banyak. Hanya ada soto Betawi, sop, sate ayam, dan sate kambing. Istimewanya, pengunjung bisa memilih sendiri isian soto Betawi atau sop di sini. Bagi yang tak suka daging sapi atau jeroan bahkan bisa memilih daging ayam sebagai isian soto Betawi.

Tertarik membuktikan kelezatan soto Betawi di sini, kami mampir untuk mencicip Soto Betawi Campur (Rp 30.000) yang jadi favorit. Area meracik soto ternyata ada di dekat area makan sehingga kami bisa mengintip pegawai mengiris-iris potongan daging hingga babat untuk isian soto.

Penyajian soto terbilang cepat meski kami datang di akhir pekan saat waktu makan siang. Terlihat banyak pengunjung datang silih berganti. Mereka rata-rata sudah punya 'template' menu favorit yang langsung dimengerti pegawai.

Soto Betawi Tulen: Gurih Harum Soto Legendaris Racikan H. Suwandi di DepokSeporsi soto Betawi campur dengan isian usus hingga babat (Foto: dok. detikFood)

Soto Betawi campur tampil menggugah selera dengan warna kuning keruh. Nampak ada potongan daging, kikil, usus, paru, dan daging di dalamnya. Pelengkap soto Betawi seperti irisan tomat, daun bawang, dan taburan emping tak ketinggalan.

Gurihnya kuah soto Betawi begitu puaskan selera. Aroma kapulaga dan rempah lainnya tercium harum lamat-lamat. Menurut kami, rasa gurih santannya pas dan tak bikin eneg meski disantap berulang kali. Seluruh isian soto Betawi juga terasa bersih, kenyal, dan sekaligus empuk. Babat, misalnya, terasa sedikit renyah dan tak berbau sama sekali. Buktinya kami yang tak terlalu suka babat bisa melahapnya.

Untuk potongan usus juga menarik perhatian sebab teksturnya lebih kenyal dan empuk. Sedangkan kikil menghadirkan tekstur yang lebih renyah dibanding isian soto Betawi lainnya. Kalau tertarik menambah rasa, di tiap meja sudah disediakan sambal dan stoples acar.

Soto Betawi Tulen: Gurih Harum Soto Legendaris Racikan H. Suwandi di DepokKalau mau lebih segar, ada sop daging dan paru dengan paduan rempah (Foto: dok. detikFood)

Penasaran dengan sop beningnya, kami memesan Sop Daging Paru (Rp 35.000). Dua isian ini merupakan paduan isian favorit. Sop terlihat bening dengan wangi rempah yang menggugah selera. Sekilas mengingatkan kami akan aroma sop buntut.

Slurpp! Kuah soto beningnya gurih, ringan, dan menyegarkan. Ada jejak kapulaga dan pala yang tercecap dominan. Meski begitu semuanya hadir dalam komposisi yang pas sehingga tak ada yang terlalu menyengat. Sop ini juga dilengkapi isian yang sama seperti soto Betawi.

Soal isian, tak heran banyak orang menyukai paduan daging dan paru. Potongan daging yang empuk dan lembut pas berseling dengan potongan paru yang tipis dan sedikit renyah. Menyantap sop ini pun langsung bikin badan lebih segar.

Soto Betawi Tulen: Gurih Harum Soto Legendaris Racikan H. Suwandi di DepokSate kambing yang wajib dicoba di rumah makan Soto Betawi Tulen (Foto: dok. detikFood)

Ketika memperhatikan pesanan meja lain, banyak pengunjung ternyata memesan sate kambing. Kami pun penasaran mencicipnya dalam versi isi 5 (Rp 25.000). Tampilan sate kambing di piring mungil begitu berwarna-warni dengan sambal kecap berisi bawang merah, cabai rawit hijau, dan tomat segar.

Wah, benar saja! Sesuai dugaan kami, sate kambing di sini sangat empuk, lembut, dan tidak berbau prengus. Potongan dagingnya juicy, berseling dengan lemak yang meleleh di mulut. Saat dicocok ke sambal kecap, jadi makin nikmat.

Ditemui detikFood (25/8), Fatimah selaku pengelola rumah makan sekaligus cucu almarhum H. Suwandi bercerita soal usaha soto Betawi warisan kakeknya. "Kakek dari dulu jualan soto Betawi, dari keturunan sebelumnya juga sama. Jualannya di Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Habis itu pindah ke Pasar Minggu, baru pindah ke Depok di tahun 1990," ujar Fatimah.

Soto Betawi Tulen: Gurih Harum Soto Legendaris Racikan H. Suwandi di DepokArea bersantap yang tidak terlalu besar (Foto: dok. detikFood)

Dibanding soto Betawi lain, soto di sini adalah 'aliran' warna kuning karena dibuat dengan kunyit dan tanpa cabai. Fatimah mengatakan, "Kita juga pakai santan asli dan segar, nggak pakai susu. Bumbunya fresh setuap hari." Untuk isian daging dan jeroan yang empuk, ternyata direbus biasa tanpa presto.

"Yang masak, Bapak Turiman, sudah pengalaman. Masaknya biasa saja, alami. Isian soto Betawi direbus sekitar dua jam," lanjut Fatimah. Untuk sopnya ia juga membocorkan rahasia berupa penggunaan banyak rempah. Ada pala, kembang lawang, kapulaga, hingga kayu manis.

Soto Betawi Tulen: Gurih Harum Soto Legendaris Racikan H. Suwandi di DepokPengunjung bisa mengintip proses meracik soto Betawi (Foto: dok. detikFood)

Sementara sate kambing bisa begitu empuk dan tidak prengus karena dipotong dengan cara tepat. "Kalau kambing kan ada uratnya, kita potong ikutin jalur uratnya, jadi hasilnya bakal empuk dan nggak bau prengus. Kambingnya diusahain pakai yang muda," lanjut wanita berkerudung ini.

Ia mengaku rumah makannya sudah memiliki banyak pelanggan tetap. "Pelanggan udah banyak dan udah lama juga," tutupnya. Kalau tertarik mampir, Soto Betawi Tulen Hj. Hanifah Suwandi buka setiap hari kecuali Jumat. Mulai dari pagi hari hingga pukul 9 malam.

Soto Betawi Tulen Hj. Hanifah Suwandi
Jl. Margonda Raya Nomor 2 (Seberang DMall Depok)
Telepon: 081315277505



Simak Video "Menyantap Soto Betawi Legendaris di Depok, Gurihnya Pas!"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com