Agneya: Bebek Betutu dan Sate Maranggi Autentik​ dengan Sentuhan Modern​​

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Senin, 22 Jan 2018 11:00 WIB
Foto: dok. detikFood Foto: dok. detikFood
Jakarta - Restoran Indonesia ini baru dibuka pertengahan November 2017. Menu-menunya autentik Indonesia dengan nilai istimewa di dalamnya. Termasuk bebek betutu dan sate maranggi yang jadi favorit.

Di kawasan Wijaya ada restoran Indonesia yang baru dibuka. Bernama Agneya, restoran yang berarti "Forged in Fire" ini menyajikan menu-menu Indonesia autentik dalam konsep berbeda. "Kami mencoba membuat makanan Indonesia fun, menjadi lebih punya nilai agar orang Indonesia bangga menjamu orang lain dengan menu asli Indonesia," ujar Executive Chef Agneya, Chris Janssens, saat berbincang dengan detikFood (19/12).

Agneya: Bebek Betutu dan Sate Maranggi Autentik dengan Sentuhan ModernFoto: dok. detikFood

Yang dimaksud fun chef Chris adalah ia tidak menutup kemungkinan memakai bahan-bahan premium pada masakan Indonesia di restorannya seperti wagyu, salmon atau lobster. "Makanan Indonesia nggak melulu harus pakai bahan lokal. Bisa dipadukan bahan makanan lain dari luar negeri supaya nggak close-minded. Kita nggak ubah resep, tapi kita mungkin mengubah pemakaian bahan jadi lebih premium," lanjut Chef.

Dari deretan menu pembuka, Soun Bunglon Udang (Rp 86.000) amat menarik perhatian. Disajikan dalam mangkuk kaca, isiannya ada soun warna ungu, potongan udang, gerusan kacang tanah, irisan mangga dan mentimun serta garnish daun kemangi.

Disebut bunglon karena soun berbahan bunga telang ini berubah warna jadi sedikit pink saat dituangi dressing jeruk nipis dan asam Jawa. Menciptakan sensasi menyenangkan saat meraciknya. Soal rasa, menu ini memang pas jadi menu pembuka karena mampu menyegarkan mulut dengan rasa asam segar yang dominan.

Agneya: Bebek Betutu dan Sate Maranggi Autentik dengan Sentuhan ModernFoto: dok. detikFood

Kalau mau ngemil sebelum makan, cobalah Jagung Goreng Keriting (Rp 48.000) yang unik. Lembaran jagung dengan pipilan utuh digoreng hingga garing. Diisajikan dengan bawang putih goreng, bubuk cabai dan sedikit cacahan daun jeruk.

Kress! Renyahnya jagung manis berpadu enak dengan bumbu gurih pedas. Bagi kami, bumbu ini benar-benar mantap dan enak dimakan begitu saja atau dengan nasi hangat!

Penasaran dengan gado-gado yang jadi andalan, kami memesan Signature Gado-gado (Rp 72.000). Salad gaya Indonesia ini dibuat langsung di live station sehingga kami bisa mengintip prosesnya. Ada bayam, pare, kacang panjang, jagung manis hingga irisan tahu goreng diaduk dalam saus kental berbahan kacang tanah dan kacang mete.

Agneya: Bebek Betutu dan Sate Maranggi Autentik dengan Sentuhan ModernFoto: dok. detikFood

Uniknya gado-gado juga ditambahkan potongan ubi manis yang juga dipanggang di tempat. Kehadiran ubi memberi sensasi empuk manis dalam gado-gado. Pelengkap lainnya berupa potongan telur rebus dan emping renyah gurih.

Betutu ada pada kategori "Highly Recommended" dengan pilihan bebek atau ayam. Bebek Sawah Betutu (Rp 198.000) berupa seekor bebek utuh yang dibakar selama kurang lebih 5 jam dalam balutan daun pisang. Aroma gurihnya harum karena bebek dipanggang memakai bara api dari pohon kelapa dan kayu bakar.

Agneya: Bebek Betutu dan Sate Maranggi Autentik dengan Sentuhan ModernFoto: dok. detikFood

Bebek betutu disajikan langsung di hadapan kami. Nampak pegawai membuka daun pisang hingga kepulan asapnya menyeruak. Wah, porsinya memang amat besar sehingga bisa dinikmati 3-4 orang! Tekstur daging bebeknya amat lembut dan empuk dengan bumbu betutu yang gurih meresap. Makin enak dicocol kuah kaldu.

Agneya: Bebek Betutu dan Sate Maranggi Autentik dengan Sentuhan ModernFoto: dok. detikFood

Kalau mau nasi goreng, Agneya punya Nasi Goreng Ayam (Rp 76.000) yang unik dan enak. Disajikan dalam wadah tanah liat dengan kulit lumpia garing menutupi permukaannya. Rupanya nasi goreng juga dipanggang sebelum disajikan.

Tekstur nasinya empuk tapi tak terlalu pulen dengan isian daging ayam. Ada juga telur mata sapi yang melengkapi nasi. Makin sedap karena ada tambahan acar segar dan kerupuk.

Agneya: Bebek Betutu dan Sate Maranggi Autentik dengan Sentuhan ModernFoto: dok. detikFood

Yang juga sayang dilewatkan adalah Sate Maranggi Ayam (Rp 112.000). Pencinta sate dijamin puas karena ukuran sate ini jumbo. Potongan dagingnya besar-besar dan disusun dalam tusukan kayu yang panjang.

Tercecap rasa ketumbar dan jinten pada potongan ayam yang empuk juicy ini. Dicocol sambal kacang yang kental manis, rasa sate ini makin enak!

Agneya: Bebek Betutu dan Sate Maranggi Autentik dengan Sentuhan ModernFoto: dok. detikFood

Santapan kami tutup dengan Pisang Bakar (Rp 72.000) yang menggoda selera. Tak seperti pisang bakar biasa, tampilan menu ini mirip banana split meriah. Ada pelengkap coconut flake, semprong, potongan roti tawar, gerusan kacang tanah, parutan keju, meisjes, saus cokelat dan setangkai cherry.

Nyamm! Pisang bakar terasa manis kenyal. Dipadu es puter bercita rasa kelapa, rasanya makin mantap. Oh iya, di antara potongan pisang kami mendapati penggunaan selai kacang sehingga rasanya makin komplet. Manis, segar, legit dan gurih.

Bersantap di sini makin istimewa karena suasana restoran yang cozy. Lantunan musik Indonesia populer tahun 1990-an menambah suasana rileks. Agneya juga punya area mini bar yang menyajikan aneka bir, wine, cocktails dan liquor.

Agneya
Jl. Wijaya IX No. 23, Dharmawangsa
Telepon: 021 7392430

(lus/odi)