Bakso Boedjangan: Dibuai Kenikmatan Bakso Lembut Berisi Wagyu dan Telur Bebek

Maya Safira - detikFood Rabu, 03 Agu 2016 12:55 WIB
Foto: detikfood Foto: detikfood
Jakarta - Tak perlu jadi bujangan untuk menikmati bakso ini. Sebab di sini ada beragam jenis bakso unik yang lezat. Mulai dari bakso bersaus telur asin hingga bakso wagyu!

Bakso Boedjangan kerap menjadi pembicaraan pencinta kuliner. Maklum saja karena gerai yang berdiri di Bandung sejak tahun lalu ini punya aneka sajian bakso inovatif. Seperti bakso goreng, bakso telur bebek dan bakso super pedas.

Banyaknya peminat membuat Bakso Boedjangan melakukan ekspansi. Selain 8 gerai di Bandung, Bakso Boedjangan merambah ke Garut, Cimahi, Sumedang dan Jakarta.

Penasaran dengan kenikmatan bakso, kami pun memanfaatkan jasa GO-Food untuk memesan Bakso Boedjangan yang berlokasi di Kelapa Gading. Melihat daftar menunya, sempat membuat kami bingung karena banyak yang terlihat menarik. Misalnya saja Bakso Wagyu Cincang Pedas, Bakso Cuanki, Bakso Super Keju Besar, dan Bakso Campur Nikmat. Kuahnya dapat dipilih Kuah Tulang & Kaldu Gurih atau Kuah Kluwak Rempah Pedas.

Terdapat juga menu nasi yang dipadukan Bakso Teriyaki, Bakso Saus Mentega atau Bakso Blackpepper. Sementara untuk mie, terdapat Black Yamin atau Green Yamin. Menarik!

Akhirnya kami menjatuhkan pilihan pada Bakso Wagyu Cincang Pedas Sedang (Rp 20.700), Bakso Super Pedas (Rp 28.750), Bakso Telor Bebek (Rp 32.200) dan Nasi Bakso Saos Telur Asin (Rp 29.325). Tadinya kami memesan salah satu menu bakso dengan kuah kluwak, sayangnya tak kami temui saat bakso datang.

Semua sajian bakso kuah diberi pelengkap 2 butir bakso kecil, mie kuning, bihun dan sawi hijau. Kami mengawali santapan dengan Bakso Wagyu Cincang Pedas Sedang.

Bakso cincang pedas berukuran sedang seperti bola golf dengan permukaan tidak begitu rata. Sementara bakso pelengkapnya berukuran jauh lebih kecil.

Ketika bakso cincang dibelah, terlihat ada rongga cekung berisi cincangan cabai rawit. Tekstur baksonya terasa halus dan empuk. Berbeda dari bakso kebanyakan yang pernah kami coba.



Sementara isiannya berupa campuran daging cincang dan sambal. Pemakaian cabai cukup punya hentakan pedas, tapi tak berlebihan. Sebab masih ada jejak rasa tomat keasaman dalam campurannya. Bagi yang bukan pencinta pedas pun bisa menikmatinya.

Bakso kecilnya tak kalah juara. Terasa kenyal lembut, begitu nikmat. Rasanya tidak cukup 2 butir menyantapnya.

Bakso semakin sempurna dengan kuah yang gurih sedap sedikit manis. Aroma dan rasa daging sapi begitu kuat. Seperti kaldu yang diracik dari daging dan tulang. Terlihat dari kuah yang keruh.

Pelengkapnya pun ikut menggoyang lidah. Baik mie kuning dan bihun terasa mulur lembut. Mie ini terasa segar, sebab kadang ada penjual bakso yang memakai mie bertekstur kering meski sudah terendam dalam kuah.

Sedangkan Bakso Telor Bebek, ukurannya jauh lebih besar dari bakso cincang. Dari luar tampilannya agak lonjong, mirip bakso telur pada umumnya.

Namun ketika dibelah baru terlihat bedanya. Tampak dalam bakso ada telur bebek yang memiliki warna kuning telur lebih oranye. Selain itu, adonan bakso yang melapisi telur terlihat lebih tebal dari kebanyakan bakso telur.



Rasa telur bebek memang agak berbeda dengan telur ayam. Aroma sedikit lebih tajam dengan bagian putih agak kering, tak selembut telur ayam. Ketika dimakan bersama bakso, memberi sensasi baru. Meski tak begitu berbeda dengan bakso telur ayam.

Kami menyukai adonan bakso ini. Teksturnya lebih padat dari bakso wagyu agar bisa menahan telur. Tapi rasanya tetap enak dan lembut dikunyah.

Bakso Super Pedas sendiri isiannya tak jauh berbeda dengan Bakso Wagyu Cincang Pedas Sedang. Satu bakso daging berukuran cukup besar diisi dengan sambal pedas.



Warna abu-abunya terlihat lebih gelap dari bakso wagyu. Ketika dibelah, ada semburat merah muda di bagian tengah bakso yang dekat isian sambal.

Bakso terasa lebih padat, agak mirip tekstur bakso telur bebek. Namun citarasa gurih dan kelembutannya tetap tercecap di lidah. Untuk isian sambal tak berbeda dengan wagyu. Pedas segar berjejak tomat.

Terakhir kami mencoba nasi dengan topping bakso bersaus telur asin. Sajian ini memakai sekitar tujuh butir bakso ukuran kecil. Kemudian bakso diguyur saus kuning jingga dari telur asin.



Bakso yang direbus bertekstur lembut kenyal, sama seperti pelengkap bakso kuah. Sementara saus telur asinnya gurih creamy. Terasa paduan telur asin dan mentega. Nikmat! Sayangnya nasi yang digunakan agak pera.

Secara keseluruhan kami merekomendasikan Bakso Boedjangan. Mulai dari bakso, kuah, hingga pelengkap mienya terasa sedap. Mampu memuaskan selera pencinta bakso.

Selain bakso, tempat ini juga menyediakan aneka minuman. Termasuk Es Lychee Boedjangan, Alpukat Kerok Green Tea dan Air Mata Buaya. Bagi penyuka durian, jangan lewatkan Es Durian Kesepian yang populer.

Nah, baik masih bujangan atau sudah berpasangan, coba saja kelezatan Bakso Boedjangan!

Bakso Boedjangan
Jl. Boulervard Raya Blok WE 2/4
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Jam buka: 09.00-24.00 (msa/odi)
Load Komentar ...