Gerobak Betawi: Pedas-Pedas Gurih Iga Bakar yang Empuk Disiram Sambal Matah

Tania Natalin Simanjuntak - detikFood Selasa, 08 Sep 2015 12:23 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - ​Tak ada yang bisa mengalahkan nikmatnya hidangan tradisional. Paduan rempah dan cabai yang semarak membuat iga bakar yang empuk jadi makin menggiurkan disantap. Apalagi disuap dengan nasi hangat. Mantap!

​Namanya unik, ​Gerobak Betawi. Sebuah gerobak memang dipajang di depan rumah makan. Ruang depan tak ber AC ditata dengan kursi gaya Betawi. Bagian dalam memakai meja panjang dan kursi panjang khas warungan. Meski namanya Betawi nyatanya banyak jenis makanan tradisional di sini.

Karena di luar matahari sedang terik, ​kami pun memilih duduk di bagian dalam dengan bangku dan meja panjang​. ​Menunya sangat beragam dan umumnya menu populer yang terjangkau harganya. Ada ragam soto, nasi goreng, mie goreng hingga aneka es campur. ​

​Nasi kucing berbungkus daun yang disajikan di piring menarik perhatian kami. ​Walau sebenarnya ada banyak pilihan lauk​, namun saat itu hanya ada Nasi Kucing ​A​yam (Rp.10.000)​. Bungkusannya lebih besar dari nasi kucing Solo. Sekitar 4 sdm nasi putih diberi topping ​ ayam suwir beserta sambal, kemangi, dan irisan serai.

Walau sedikit, nasinya pulen mantap dan dagingnya gurih pedas. Nasi kucing ini tambah sedap dan harum lagi karena diberi sambal matah. Sambal segar khas Bali ini berisi irsan bawang merah dan cabai rawit merah. Pedas menyengat dan porsi mungil ini pun cepat tandas.

Mie Goreng Nyemek (Rp 27.000) yang kami pesan disajikan panas mengepul. ​Mie gaya Jawa ini memang tak pakai banyak kuah, hanya sedikit kuah kental. ​Di dalam mie goreng ini ada irisan kol, tauge, telur, sawi, bawang putih, serta mie yang kenyal. Kuahnya cukup kental dengan hangat ketika diseruput. Gurih-gurih manis dan sedap.​

​Sebagai menu utama rasanya kami tak salah memilih ​Iga Sambal Matah (Rp 37.000). Kami tergoda dengan foto iga dengan topping sambal matah melimpah. Saat disajikan tampilannya sangat menggiurkan. Aroma gurih iga beradu dengan pedas menyengat sambal matah.

Iga bakar ditaruh di atas piring tanah liat kecil dan ditaburi sambal matah yang royal. Disayat dengan sendok dagingnya renyah di luar dan lembut di dalam. Gurihnya empuk. Apalagi, sambal matah yang terdiri dari cabai, serai, bawang dan kol di sekelilingnya semakin membuat meriah dan kaya rasa. Pedas segar sambal matah beradu dengan iga yang empuk sedikit kering.

​Sengatan cabai di mulutpun kami redam dengan ​Es Campur Betawi (Rp 15.000). Es ini terdiri dari es serut, nangka, cendol, dan cincau hitam. Karena rata-rata makanan yang tadi kami coba punya citarasa pedas, es campur ini cocok sekali membilas lidah. Nangkanya manis berpadu dengn cendol dan cincau hitam yang kenyal. Wah enaknya!

Untuk Anda yang ingin mencoba makanan khas Indonesia dan Betawi, tempat ini harus juga dicoba. Selain harganya terjangkau, menunya sangat beragam. Walaupun namanya Gerobak Betawi, disini juga ada empek-empek, bubur ayam, hingga berbagai jajanan ringan seperti tahu goreng wedang ronde.





Gerobak Betawi


Ruko Cordoba, Bukit Golf Mediterania,
Jl. Marina Indah Raya, Pantai Indah Kapuk, Jakarta
Telepon: 021-56983536

(tan/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com