Soto Semarang Pak Slamet Ragil: Jajan Soto Semarang dan Nasi Nagih yang Mantap Mengenyangkan

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 25 Agu 2015 11:37 WIB
Foto: detikFood
Jakarta - Kalau suka yang berkuah bening dengan rasa tak terlalu gurih, Soto Semarang di tempat ini cocok buat makan siang. Kuahnya gurih segar dengan isian tauge dan suun. Atau mau makan nasi nagih. Nasi dan mie yang dimasak bersama kaldu ayam kampung yang gurih. Sedep mantep!

Saat melintasi Jalan Sentosa Raya menuju jalan Juanda, Depok, kami mendapati sebuah warung makan berwarna oranye terang yang menarik perhatian. Di depan warung tersebut terpampang spanduk besar bertuliskan aneka menu khas Semarang​. Ada ​soto Semarang, tahu gimbal, kupat tahu, dan nasi nagih.

Karena ingin menyantap makanan tradisional yang mengenyangkan, maka kamipun mampir ke​ Warung Soto Semarang Pak Slamet Ragil. Deretan bangku bambu dan meja bertaplak kotak-kotak terlihat cukup rapih dan bersih, walaupun warung ini berada di pinggir jalan. Di atas meja-meja sudah tersusun wadah berisi aneka kerupuk, rempeyek, perkedel, dan sate.

​Suasananya seperti di warung makan di daerah Jateng. Sederhana, hangat dan bersih.​ Ada dua lembaran menu yang disodorkan. Menu pertama berisi soto Semarang, tahu gimbal, kupat tahu, perkedel/mendoan, sate kerang/sate telur puyuh, tahu tempe bacem, dan ayam gepeng.

Sementara pada lembaran menu kedua, ada​ menu terbaru warung mereka berupa nasi nagih dan mie godog. Terdapat level kepedasan yang dapat dipilih mulai dari no level sampai level 3. Kamipun akhirnya memesan soto Semarang dengan nasi (Rp 15.000) dan nasi nagih dengan level pedas 1 (Rp 13.000).

Soto Semarang disajikan dalam mangkuk putih kecil. Nampak kuah soto berwarna bening kecokelatan dengan isian cukup meriah. Ada suun, irisan daging ayam kampung, dan tauge. Diatasnya ditaburkan daun seledri, daun bawang, bawang merah goreng, dan bawang putih goreng. Kuahnya mengepul hangat. Aroma wangi bawang gorengnya tercium tajam karena ditaburkan melimpah.​

​Kuahnya segar dengan​ jejak bawang putih dan merica paling dominan. ​Suunnya lembut. ​Sementara taugenya sengaja direbus tak terlalu matang sehingga terasa renyah saat digigit. Irisan daging ayam kampung yang empuk membuat rasa soto makin enak. Apalagi ditambah sambal rawit hijau dan disantap dengan nasi hangat.

​Seperti warung soto Semarang umumnya.​​ Juga tersedia 'aksesoris' alias lauk pendamping yang beragam. ​​Seperti be​ragam pilihan sate seperti sate kerang dan sate telur puyuh.​ Satenya​ basah terendam kuah kecap​ tak seperti versi soto Kudus yang kering. ​ 

​Puas menikmati soto sebagai pembuka, kamipun mencicipi menu baru tempat ini, Nasi Nagih. ​​Di​sajikan dalam mangkuk persegi lebar dengan rendaman kuah berwarna cokelat kemerahan. Isiannya terdiri dari nasi, mie, irisan ayam kampung, potongan tomat, kol, dan potongan bakwan. ​Diberi taburan bawang goreng yang melimpah.​

​Aroma dan rasa kaldu ayam kampungnya cukup kuat. Gurih paduan kemiri, bawang putih dan merica membuat kuahnya gurih wangi. ​​Perpaduan nasi dan mie ini mengingatkan kami akan nasi goreng mawut. Hanya saja yang satu ini diberi kuah nyemek.​

Ketika disuap bersamaan antara nasi, mie, dan sayurannya, terasa nikmat dimulut. Apalagi ada potongan bakwan terigu yang kenyal gurih khas mie Jawa. ​Karena memesan dengan level pedas 1, rasa pedasnya pun tak terlalu menyengat.​ Ternyata porsinya cukup mengenyangkan.​

Untuk penghilang dahaga setelah menyantap soto dan nasi nagih, warung ini menyediakan pilihan minuman yang tak terlalu beragam. Ada es teh manis (Rp 6.000), es jeruk (Rp 7.000), jus, kopi susu, dan es teh tawar.

Jika ingin santap siang mantap dan mengenyangkan, Anda dapat mampir ke warung yang merupakan franchise dari Pak Slamet Ragil di Magelang ini. Rasanya enak dan tak menguras kant​o​ng!
 
Soto Semarang Pak Slamet Ragil Cabang Depok
Jalan Sentosa Raya No. 57
Depok II Tengah
Telepon: 021 7701459
Jam buka: 07.00-21.00 WIB

(lus/odi)