Ramen Seirock-ya: Nikmatnya Ramen Otentik Berkuah Kaldu Ayam Kental dan Gurih

Maya Safira - detikFood Senin, 15 Jun 2015 13:15 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta -

Ramen otentik Jepang identik dengan pemakaian kaldu maupun daging babi. Namun restoran ini punya beragam pilihan rasa ramen khas Jepang tanpa unsur babi. Seperti Toripaitan Ramen Shoyu yang gurih creamy dengan kandungan kolagen.

Beberapa waktu belakangan, restoran ramen Seirock-ya menjadi perbincangan hangat warga Jakarta. Pasalnya Seirock-ya menawarkan ramen bercitarasa asli Jepang tanpa penggunaan ​daging dan tulang ​babi.

Jakarta pun terpilih menjadi cabang pertama di luar Jepang. Seirock-ya milik DJ Izuru Ozeki ini ingin semua masyarakat Indonesia, termasuk ​m​uslim, bisa mencicipi ramen otentik Jepang. ​Sehingga restoran di Jakarta ​juga tidak menjual alkohol untuk konsumennya.

Menyusuri daerah Radio Dalam, akhirnya kami menemukan restoran yang berdiri di Jepang sejak tahun 2009. Di bagian depan restoran tampak logo bulat bergambar ayam. Ada tulisan "Ramen Seirock-ya Jepang" dan "No Pork Ramen" tersemat di bawahnya.

Masuk ke dalam, kami disambut ucapan selamat datang dari staf restoran. Sebelum menuju area makan, kami melewati dapur dengan kaca bening. Tampak seorang chef Jepang dengan ikatan​ kain di​ kepala sedang meracik ramen.

Interior restoran dua lantai ini punya nuansa Jepang modern. Bisa terlihat juga dari ornamen penghias dinding restoran. Di lantai satu, meja dan kursi restoran dalam satu garis lurus. Tak ada meja yang terletak bersebelahan karena ukuran restoran tidak begitu luas.

Melihat daftar menunya, sudah pasti ramen jadi andalan. Terutama Toripaitan Ramen yang 100% terbuat dari ayam. Ada Toripaitan Ramen Shoyu, Shio, Miso, dan Ekstrim. Selain itu terdapat pula Tokyo Ramen, Hokkaido Ramen dan Tsukemen. Setelah memilih, pramusaji mencatat pesanan kami dengan gadget canggih.

Seirock-ya Spesial Gyoza (Rp 30.800)​ menjadi pembuka santapan kami​. Gyoza dapat ​diisi dengan ​ayam maupun udang. Olahannya bisa ​di​goreng atau ​di​panggang​ air​. Kami memilih gyoza ayam yang dipanggang.

Sebanyak 6 potong gyoza panggang tersaji dalam piring putih. Gyoza ini memiliki kulit tipis lembut sekaligus renyah pada bagian yang dipanggang. Isiannya terdiri dari cincangan ayam dan sayuran. Gyoza bercitarasa pedas enak karena pemakaian cabai. Cocolan shoyu, la yu (minyak cabai) dan cuka menambah kelezatan gyoza.

Sebagai makanan utama kami tidak melewatkan Toripaitan Ramen Shoyu (RP 53.900). Toripaitan Ramen disebut "Fifth Ramen" menyusul ramen soy sauce, miso, shio dan pork bone di Jepang. Selain rasanya yang kaya, Toripaitan Ramen populer bagi wanita Jepang karena banyak ​mengandung ​kolagen.

Toripaitan Ramen Shoyu tersaji panas dalam mangkuk berukuran besar. Terlihat kuah ramen kental berwarna putih susu. Toppingnya berupa sawi hijau, nori (rumput laut), chasiu ayam, telur puyuh, menma (irisan rebung) dan daun bawang. Wah, aroma ayam gurih begitu kuat dari ramen ini​ mengelus hidung!​

Suapan kuah pertama saja sudah membuat kami jatuh hati dengan Toripaitan Ramen. Rasanya sangat gurih dengan tekstur kental, creamy dan sedikit berminyak. Jejak shoyu dan miso tercecap di lidah. Namun citarasa kaldu ayam sangat mendominasi kuah. Meski rasa ayam kuat tapi tidak seperti kaldu sup. Benar-benar nikmat!

Mienya yang pipih juga terasa lembut mulur. Semakin enak dimakan bersama kuah ramen. Begitu juga topping chasiu empuk dan pelengkap lainnya. Tambahan bubuk cabai dan minyak cabai membuat sajian makin cocok di lidah kami. Bagi penyuka pedas, bisa juga memilih Toripaitan Ramen Shoyu Pedas untuk mendapat hentakan rasa cabai.

Selain itu, ada pula menu baru yaitu ramen super pedas dengan level Angel (level 1), Monster (level 3) dan Devil (level 5). Bagi yang mampu menghabiskan Devil Pedas, diberi sertifikat pedas master Seirockya. Karena tak terlalu kuat makan pedas, kami memilih Angel Pedas (Rp 64.900).

Angel Pedas berisi mie lembut, sebutir telur soft boiled yang dibelah dua, daun bawang, chasiu ayam, nori, dan menma. Warna kuah kemerahan menggambarkan rasa pedas ramen ini. Tak hanya itu, aroma cabai juga cukup kuat dari Angel Pedas.

Tampilannya memang tidak bohong. Terasa paduan gurih dan pedas menyengat sampai ke hidung. Maklum saja, kuah ramen terlihat menggunakan cabai rawit, bubuk cabai dan minyak cabai.​ Dahsyat pedasnya!​

Meski begitu, rasa kuahnya tetap enak karena ada campuran kaldu ramen shoyu, shio dan ekstrim (lebih tinggi kolagen). Terdapat juga kaldu udang di dalamnya. Menghabiskan​ semangkuk ramen ini ​membuat peluh tak berhenti keluar. Huaah!

Untuk membasuh tenggorokan, Anda bisa mencoba Ocha berwarna hijau terang. Selain itu ada pula Fresh Jeruk yang unik. Minuman spesial berupa jus jeruk segar yang diolah langsung dalam kulit jeruk. Bisa dinikmati juga bersama soda.

Tertarik mencoba ramen otentik Jepang tanpa kandungan babi dan bercitarasa enak? Datang saja ke Seirock-ya.

Ramen Seirock-ya
Jl. Radio Dalam Raya No. 9
Pondok Indah
Jakarta Selatan
Telp: 021-29126281
Jam buka: 11.00-22.30

AEON Mall
Jl. BSD Raya Utama
BSD City
Tangerang

(msa/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com