Bakmi Ayam Mataram: Nyam! Gurih Kenyal Bakso Jumbo dan Mie Ayam Ceker

Maya Safira - detikFood Jumat, 05 Jun 2015 11:55 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - Bakso dan mie ayam berkuah hangat tak pernah membosankan untuk disantap. Seperti sajian andalan rumah makan ini. Ada bakso jumbo yang gurih atau mie ayam ceker dengan bakso udang. Slruup!

Menyusuri kawasan ​W​arung ​B​uncit, kami menemukan rumah makan Bakmi Ayam Mataram. Letaknya tak jauh dari seberang Rumah Sakit JMC. Menurut ​informasi teman​, Bakmi Ayam Mataram sudah lama berdiri. Bahkan jadi langganannya sejak kecil.

Layaknya rumah makan yang menyajikan mie ayam, di depannya terdapat gerobak kayu. Ruangan yang cukup luas tersusun dari meja kayu dan deretan kursi plastik. Masing-masi meja berisi 4 bangku.

Namun bagian depan restoran tampak kurang bersih dan agak berantakan. Selain gerobak pembuatan mie, bahan-bahan untuk racikan dan kerupuk pangsit juga terletak di bagian depan​ s​ehingga pelanggan bisa melihat​ pesanan diracik​.

Melihat daftar menunya, tentu mie ayam dan bakso jadi andalan. Ada pilihan mie atau bihun ayam dengan bakso sapi, bakso jumbo, jamur, atau ceker. Begitu juga dengan bakso pangsit kuah, tahu sutra, lontong, pecel ayam, dan ceker semur.

Kami pun mencoba Bakso Jumbo (Rp 15.000) yang nampak menggiurkan. Disajikan mengepul panas, semangkuk bakso berisi satu bakso jumbo​ yang sudah diiris ​menyilang ​permukaannya​. Ditambah d​ua bakso kecil, satu tahu goreng lembut, sawi hijau, tauge renyah, daun bawang dan taburan bawang goreng.

Bakso berukuran sebesar bola tenis. Warnanya abu-abu muda dengan permukaan tidak rata. Saat digigit, bakso besar ini terasa lembut. Jejak urat​ sapi​ cukup terasa pada bakso.

Sedangkan bakso kecil yang lebih halus, bertekstur kenyal dan lebih padat. Kuah pelengkap bakso terasa gurih kaldu sapi. Tambahan sayuran dan bawang goreng menambah kenikmatan kuah bakso.

Karena penasaran dengan mie ayam andalannya, kami memesan Mie Ayam Ceker Bakso Udang (Rp 18.000). Dalam mangkuk mie tampak mie berwarna kuning pucat diberi topping sawi, suwiran ayam berwarna cokelat, dan dua ceker. Pelengkap dua bakso udang disajikan dalam mangkuk kecil berisi kuah bening.

Saat dicicipi, mie yang pipih ini bertekstur kenyal mulur. Topping ayamnya bercitarasa manis namun kurang gurih. Bumbu yang sama nampaknya dipakai pada ceker yang lembut kenyal. Setelah kami racik dengan sambal, kecap dan lada yang ada di meja rasanya lebih mantap. Enak dimakan dengan pangsit goreng (Rp 2.000) renyah.

Adapun kuah bakso udang terasa hambar dan beraroma sedikit amis udang. Namun bakso udang putih dengan semburat warna merah bercitarasa gurih manis dan bertekstur empuk kenyal.
 
Melihat menu pecel ayam, kami pun tak melewatkannya. Kami memesan Pecel Ayam Paha dan Nasi (Rp 16.000). Pecel ayam disajikan dalam wadah rotan yang dilapisi kertas cokelat. Terlihat nasi putih, sepotong paha ayam goreng, lalapan kol, timun dan sambal berkumpul di permukaannya.

Ayam goreng dengan warna cokelat kekuningan ini terasa gurih. Bumbunya meresap hingga ke dalam. Ayamnya pun garing di luar dan empuk lembut di dalam.

Sambal merahnya juga tak kalah enak. Terasa jejak bawang putih, cabai, terasi dan tampaknya sedikit kencur. Cukup pedas menyengat saat ditelan. Cocok dimakan bersama nasi hangat.

Rumah makan ini buka setiap hari dari pukul 11.00 - 23.00. Namun saat bulan Ramadhan tiba, Bakmi Ayam Mataram baru buka pukul 15.00 - 24.00.

Nah, ingin mencicipi bakso, mie ayam sekaligus pecel ayam? Mampir saja kesini.

Bakmie Ayam Mataram
Jl. Warung Buncit Raya No. 1
(sederet Bubur Jagung)
Pejaten
Pasar Minggu
Jakarta Selatan
Telp: 08138423379

(msa/odi)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
Newsfeed