Maimo: Menyantap Mie Goreng Cakalang dan Pisang Sambal Roa Khas Manado

Maya Safira - detikFood Kamis, 16 Apr 2015 11:51 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - Ingin menyantap makanan Manado di mal? Coba saja ke restoran ini. Anda bisa mencicipi mie goreng cakalang manis gurih dan bubur Tinutuan yang kaya serat. Tak ketinggalan pisang dengan cocolan sambal roa untuk camilannya.

Sudah lama tak menyantap makanan Manado, kami mampir ke Maimo Manado saat sedang di fX mall. Tempat ini berhadapan dengan eskalator lantai 2.

Di bagian depan restoran tampak etalase kaca berisi pilihan kue khas Manado. Ada balapis, panada, biapong goreng, cucur, marmer cake, brudel dan lainnya.

Masuk ke dalam, kami disambut suasana dengan pencahayaan agak temaram. Interior restoran di dominasi warna merah dan hitam. Dapat terlihat dari meja, bangku-bangku hingga lampu di restoran.

Melihat daftar menunya, ada banyak sajian khas Manado di sini. Antara lain Nasi Kuning, Perkedel Jagung, Ayam Rica, Bebek Woku, Roa Pampis, Tude Dabu-Dabu, Kangkung Bunga Pepaya dan lainnya. Karena sedang tak terlalu lapar, kami pun memesan Mie Goreng Maimo (Rp 30.000) dan Bubur Tinutuan (Rp 25.000).

Sambil menunggu pesanan datang, kami mencicipi Pisang Goreng Goroho (Rp 25.000). Pisang khas Manado ini diberi pelengkap sambal roa. Tak lama menunggu, enam irisan panjang pisang Goroho tiba di meja kami. Tampilannya polos tanpa tambahan tepung.

Pisang yang digoreng kering ini rasanya tawar, tidak manis seperti kebanyakan pisang goreng. Teksturnya mengingatkan kami akan ubi. Memang biasanya pisang dari Sulawesi Utara hanya digoreng kering dengan taburan sedikit garam. Agar citarasa pisang enak dimakan bersama sambal roa.

Sambal roa yang berwarna cokelat kemerahan terasa pedas gurih. Tersisa sengatan pedas saat menyantapnya bersama pisang goreng. ​Aroma wangi gurih ikan roa dan sengatan ​​pedas cabai tercium kuat.​ Cocok berpadu dengan rasa pisang.

​M​ie goreng ​cakalang ​racikan Maimo​ juga cukup enak​. Sajian ini menggunakan mie kuning tebal mirip mie Aceh. Pelengkapnya berupa suwiran cakalang, sawi hijau, telur dadar dan bawang goreng. Uniknya di bagian dasar mie terdapat sedikit kuah kental berwarna kecokelatan.

Saat dicicipi, mie yang kenyal ini terasa manis gurih. Jejak kecap dan cakalang tercecap pada kuah mie. Namun sayangnya rasa cakalang kurang kuat. Pelengkap sambal rawit membuat mie goreng Maimo lebih sesuai dengan selera kami.

Bubur Tinutuan jadi hidangan terakhir yang kami coba. Bubur Manado tersaji panas sampai kami harus menunggu sesaat agar bisa mencicipinya. Aroma kemangi terasa menggelitik penciuman kami.

Bubur berwarna agak kekuningan ini dilengkapi jagung, kangkung dan taburan bawang. Saat dicoba, rasanya kurang gurih. Kami baru menyadari pelengkap garam, gula, kecap manis dan sambal roa yang diberikan bersama bubur agar pengunjung bisa meracik sendiri. Setelah kami menambahkan semua pelengkap, barulah rasanya pas di lidah. Tak terasa semangkuk bubur pun habis tak bersisa.

Bagi yang ingin minuman penutup segar, di sini ada pilihan Es Kacang Brenebon, Ice Lemon Cui, Es Kelapa Jeruk hingga jus aneka buah.

Maimo juga dapat digunakan untuk pertemuan. Tempat ini menyediakan layar dan infocus untuk presentasi. Yuk mampir!

Maimo
fX Mall Lt. 2 No. 15
Sudirman
Jakarta Selatan
Telp: 021-25554557

(msa/odi)