Saban malam Minggu, Orchard Road dan mal-mal di sekitarnya selalu ramai pengunjung. Orang-orang tampak mengantre di pintu masuk banyak restoran. Akhirnya kami menemukan restoran Shimbashi Soba yang kebetulan memiliki tempat duduk kosong untuk kami.
Soba sendiri adalah mi tipis yang terbuat dari buckwheat. Biasanya soba disajikan dingin dengan saus cocolan terpisah (soba tsuyu) atau dihidangkan dalam kuah hangat. Selain itu, Shimbashi Soba juga menyediakan kreasi soba berbeda setiap bulannya.
Untuk April dan Mei 2014, ada Sobagetti Ratatouille dan Sobagetti Bolognese-style (SG$17.80). Kali ini, soba diolah seperti spaghetti. Kami mencicipi versi bolognese yang diberi siraman saus tomat hangat dan daging bebek giling.
Mi soba-nya bertekstur sangat halus dan lembut, sehingga agak mudah hancur di mulut. Daging bebeknya dicincang sampai halus, berpadu dengan saus tomat menghasilkan saus kental berwarna cokelat. Rasanya gurih dengan sedikit aroma khas bebek dan jejak asam manis tomat yang pas.
Kami memesan Nabeyaki Soba (SG$20.80), soba dalam kuah hangat yang disajikan dalam mangkuk hotpot. Wah uapnya yang mengepul beraroma gurih enak! Topping-nya juga komplet, yakni tempura udang, irisan tahu goreng, potongan kucai, kamaboko (fishcake), serta nori.
Juga jamur shiitake, potongan daging paha ayam, dan poached egg, telur rebus setengah matang yang tampak lembut kenyal. Hirupan pertama terasa gurih yang tak terlalu kuat. Namun, saat telur dikoyak dan kuning telurnya meleleh dalam kaldu rasanya justru jadi gurih enak.
Slurp! Mi yang halus lembutpun mudah dilumatkan oleh lidah. Sambil menikmati isian yang banyak, hirupan kuah hangat gurihnya akhirnya benar-benar bikin kenyang.
Shimbashi Soba tak memakai soba kering tapi soba segar yang dibuat sendiri. Di bagian depan restoran, tampak sebuah mesin berputar mengaduk adonan buckwheat. Master chef Takahiro Kurisu lalu menguleni adonan dan mengiris-irisnya dengan pisau sampai tipis. Soba kemudian direbus dan disajikan sesuai pesanan.
Shimbashi Soba mengklaim tepungnya dihasilkan segar setiap hari dari biji buckwheat. Tepung lalu dibuat menjadi adonan tanpa pengawet maupun bahan aditif. Manfaat dari kandungan vitamin seperti B1 dan B2, rutin, mineral, serta serat dalam buckwheat-pun bisa dikonsumsi dalam wujud yang lebih lezat!
Shimbashi Soba
Paragon
Orchard Road
Singapura
Telepon: (+65) 67359882
Jam buka: Setiap hari, 11:30-22.00
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN