Penggila buah durian, pasti sudah tidak asing dengan tujuan wisata Warso Farm. Kebun durian yang dikelola oleh mantan TNI Angkatan Darat bernama Soewarso Pawaka, sampai kini masih menjadi tujuan wisata ternama di daerah Bogor.
Untuk memasuki daerah Warso Farm memang dibutuhkan kesabaran karena jalan yang dilalui di kawasan Cijeruk lumayan kecil berliku. Namun, memasuki lingkungan Warso Farm Anda langsung disambut pemandangan yang asri dan sejuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rupanya warung makan ini berkonsep restoran semi terbuka, tanpa pintu dan jendela. Kamipun bisa menikmati udara sejuk berhembus sembari menikmati santapan. Tapi, karena cuaca sedikit mendung, area dalam restoran jadi agak gelap.
Dalam daftar menu terdapat pilihan menu ikan yaitu gurami dan nila, ayam kampung, sate, sup, dan sayuran seperti karedok dan aneka tumisan. Terlanjur tergoda dan perut lapar, kami memesan ikan nila bakar, gurami bakar, dan ayam goreng.
gurami bakar (Rp 53.000) terlihat sangat menggiurkan dengan taburan bawang goreng. Tercium aroma gurih manis kecap dengan sedikit sentuhan pedas cabai dari gurami bakar mengepul hangat. Ikan-ikan air tawar di sini diambil langsung dari empang hasil ternak sendiri.
gurami yang dibelah dua disajikan di atas daun selada hijau cerah. Warna dagingnya kecokelatan karena saus bakaran dan terdapat saus sambal berwarna kemerahan gelap menyebar di permukaan ikan. Penampilannya yang menggiurkan ternyata tidak menipu.
Dagingnya yang lumayan banyak sangat lembut dan tidak tercium bau tanah sama sekali. Mungkin karena ikan gurami hidup diolah langsung. Saus olesan kecapnya manis gurih dan sedikit sentuhan rasa pedas dari bumbu sambal cabai.
Ternyata ikan nila bakar (Rp 17.000) juga tak kalah sedap. Ikan nila ukuran sedang tersaji dengan bumbu olesan yang kurang lebih sama dengan gurami bakar. Tetapi, sapuan bumbu kecap dan cabainya sedikit lebih tipis. Daun selada dan bawang goreng mempercantik tampilannya.
Wah, tampilannya juga menggiurkan! Bumbu gurih dengan sentuhan rasa pedas meresap hingga ke dalam daging nila yang lumayan tebal. Daging terasa sangat lembut dan tidak tercium aroma anyir.
Semakin sedap rasanya dikucuri sedikit air jeruk limo. Rasa ikan bakar yang sedikit manis berpadu sempurna dengan sentuhan rasa asam segar, membuat makan semakin lahap!
Walaupun perut sudah setengah kenyang, rasanya masih ingin menyantap hidangan yang gurih renyah. Pilihan kami pun jatuh pada ayam goreng kampung (15.000). Walaupun tampilannya sederhana, warna cokelat keemasan ayam goreng ini menebar aroma gurih enak.
Ada jejak aroma lengkuas yang kuat. Rasa ayamnya memang sedikit asin. Kulitnya kering dan dagingnya yang relatif sedikit ternyata empuk. Sedikit kucuran air jeruk limau ternyata bikin ayam goreng mungil ini jadi makin sedap. Apalagi disuap dengan sambal terasi dan kecap.
Selain ketiga menu porsi ini, tersedia menu paket (Rp 25.000) ayam kampung dan nila bakar atau goreng. Paket sudah termasuk nasi, ikan asin, tahu, tempe, sayur asem, sambal lalap, dan teh tawar. Untuk Anda yang ingin menikmati durian di Warso Farm, Anda bisa membelinya dengan harga Rp 40.000/ kg. Dijamin buka puasa semakin mantap!
Dapoer Warso
Warso Farm
Desa Cihideung, Cijeruk, Bogor
Telp/Fax: (0251) 211343
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN