Gurih-gurih Semerbak Rempah, Lonsay Medan Plus Rendang!

- detikFood Senin, 25 Mar 2013 12:24 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - Lontong sayur khas Medan yang gurih berempah jadi penumpas lapar yang nikmat. Irisan lontong disiram sayur gurih dengan topping bihun, kering tempe dan serundeng. Seiris rendang yang pedas mantap jadi lauknya. Saat dikunyah, rasanya lezat penuh sensasi!

Mencari makan enak di kawasan Tebet, kami menyambangi sebuah kedai sederhana di jalan Tebet Timur Dalam Raya. Di bagian depan, Tertulis "Kedai Mamak, 100% Makanan Medan Melayu". Wah, tagline ini bikin kami ngiler. Terbayang menu khas Medan yang bercita rasa gurih berempah dan nikmat!

Sore itu, Kedai Mamak tampak ramai dengan belasan anak kecil. Semuanya tampak lahap menyantap seporsi lontong sayur, yang jadi andalan Kedai Mamak. Usut punya usut, rupanya mereka adalah anak-anak yatim yang rutin diundang kedai ini untuk makan bersama. Wah, salut untuk sang pemilik! Di sini juga disediakan paket anak yatim (Rp. 15.000) termasuk minum.

Menduduki kursi bagian dalam, seporsi lontong sayur dengan tambahan daging rendang (Rp. 20.000) langsung kamu pesan. Tak sampai 5 menit, pesanan saya tiba di atas meja. Hmm, lontong sayurnya tampak menggiurkan.

Irisan lontong yang disiram dengan sayur berkuah oranye dengan isi labu dan kacang panjang. Lauk tambahan seperti kering tempe dengan kacang, bihun, sambal dan rendang jadi pelengkap. Tak lupa serundeng ditaburkan di bagian atas.

Hmm, lontongnya diiris besar dan teksturnya lembut, tak terlalu padat. Sayur gurih khas Medan biasanya berbumbu lebih pedas. Kadang ditambahkan bumbu kari. Kuah gurih pedas sayur gurihnya dipadu kering tempe plus kacang tanah goreng yang renyah. Rasanya jadi renyah, gurih sedikit manis. Aroma wangi kelapa pada serundeng melengkapi kenikmatan lontong ini!

Yang bikin rasanya spesial adalah seiris daging rendangnya yang berwarna cokelat tak terlalu gelap. Bertekstur empuk diselubungi bumbu rempah yang pedas mantap. Aroma rempahnya yang kuat mengingatkan kami akan rendang khas Sumatera Barat!

Nasi gurih daging (Rp. 16.000) juga tak kalah sedap. Terdiri dari nasi gurih bersantan yang disandingkan dengan aneka lauk. Mirip dengan nasi gurih khas Betawi atau nasi uduk, padanannya adalah bihun, kering tempe pedas, sayur tempe dan buncis, juga rendang dan sambal.

Nasinya pulen dengan aroma serai yang kuat seperti nasi uduk. Asyiknya, aneka masakan pendampingnya ini mengingatkan akan masakan rumah. Semuanya tercecap gurih lezat di lidah.

Ras pekat rempah di mulutpun terbilas oleh Es campur (Rp. 9.000). Terdiri dari berbagai isian dengan jumlah royal. Terdiri dari tape singkong, biji mutiara, kacang hitam kecil, juga cincau hitam. Ditutup dengan serutan halus es dan disiram gula merah cair dan santan.

Hmm, rasanya dingin manis dan legit. Didominasi oleh tape singkong yang manis, dengan cincau hitam yang kenyal lembut. Kesukaan saya adalah isian kacang hitamnya yang lembut enak!

Berhubung perut sudah terasa kekenyangan, niatan untuk mencicip menu lain seperti mie so serta ngemil roti jala, lupis, ataupun pulut pisang goreng harus diredam. Untung Kedai Mamak punya layanan pesan antar, jadi jika kangen dengan menu khas Medan lain, bisa langsung diantarkan.


Kedai Mamak
Makanan Khas Medan Melayu
Jl. tebet Timur Dalam Raya No. 60B (Dekat Pasar PSPT)
Tebet, Jakarta Selatan
Telp: 021-3226418


(flo/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com