Bebek Bali di Jakarta

- detikFood Rabu, 20 Apr 2011 10:39 WIB
Jakarta - Mereka yang pernah berkunjung ke Ubud, Bali, tentunya kenal dengan restoran populer Bebek Bengil dengan setting sawah yang sungguh memukau. Konon, ketika rumah makan ini dulu dibangun, bebek-bebek yang masih basah berlumpur naik ke lantai yang baru dibangun. Bebek "kotor" seperti itu dalam bahasa Bali disebut bebek bengil. Maka, pemiliknya pun kemudian terinspirasi untuk memberi nama restonya Bebek Bengil (The Dirty Duck).

Tidak heran pula bila untuk menyangga nama itu, kemudian "dilahirkan" sebuah resep bebek goreng yang istimewa - garing dan gurih. The original crispy duck yang sampai sekarang menjadi menu andalan resto ini.

Sejak 2009, Bebek Bengil membuka cabangnya di Jakarta Pusat ini. Sekalipun tidak mungkin mereplikasi sawah di kawasan elite ini, tetapi Bebek Bengil tetap berusaha menghadirkan ruang makan alfresco tanpa atap. Suasana "mBali" harus tetap mencuat.

Menunya pun sama dengan yang disajikan di Ubud sana. Ada hidangan pembuka seperti snail stuffed mushroom, berbagai sup (Rp 35-53 ribu), dan berbagai salad (Rp 47-56 ribu) untuk dipesan sebelum hidangan utama.

Menu makan siang yang saya pilih adalah Nasi Campur Bebek (Rp 69 ribu). Ini adalah signature dish Bebek Bengil. Semangkuk nasi pulen dikitari dengan berbagai lauk-pauk: telur rebus dengan sambal mbe, sambal matah, urap kacang panjang-tauge, krupuk, bakwan jagung, sate lilit tuna, dan sepotong bebek goreng garing. Bila tanpa bebek goreng, nasi campur ini dapat diperoleh dengan harga Rp 55 ribu saja. Bahkan ada juga nasi campur vegetarian yang dibandrol Rp 38 ribu saja.

Menu Indonesia lainnya yang disajikan Bebek bengil adalah nasi goreng bebek/ayam/seafood (Rp44-59 ribu), kakap bakar disajikan dengan nasi sela (Rp 68 ribu), pepes ikan bumbu Bali (Rp 69 ribu), dan ikan+cumi+udang bakar (Rp 87 ribu).

Ada juga menu internasional seperti: lamb/chicken/beef kebab (Rp 63-85 ribu), club sandwich, beef carbonara, spaghetti bolognese, dan pasta marinara (Rp 53-61 ribu). Bila Anda merencanakan makan besar bersama keluarga, kerabat, maupun rekanan bisnis, ada baiknya memesan sehari sebelumnya untuk menu-menu khusus, seperti: ayam/bebek betutu, dan rijsttafel (Rp 185/195 ribu). Bebek betutunya mak nyuss!

Jangan lupa, Bebek Bengil juga punya berbagai pencuci mulut andalan. Favorit yang tidak pernah saya lewatkan adalah coconut cream pie. Mirip klappertaart, tetapi dalam penampilan yang lebih mewah seperti French pastry. Black Russian-nya juga boleh diuji.

Sekadar informasi, di Dharmawangsa Square sejak tahun 2001 juga ada gerai Bebek Bengil (021 72788308) yang merupakan franchisee. Sedangkan yang di Jl. H. Agus Salim ini adalah cabang dari Bebek Bengil yang sudah hadir sejak 1990 di Ubud, Bali. Apakah kualitasnya berbeda? Patut Anda buktikan sendiri.

Bebek Bengil
The Ubud Building
Jl. H. Agus Salim 132
Jakarta Pusat
021 3918016
www.bebekbengil.com

(dev/Odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com