Wine and Dine di Resto Anggun

Wine and Dine di Resto Anggun

- detikFood
Selasa, 28 Des 2010 11:28 WIB
Jakarta - Awal Desember yang lalu saya diundang Arifin Panigoro untuk hadir pada acara pembukaan Amuz, resto baru miliknya di gedung baru yang juga dimilikinya. Tetapi, karena sajian pada acara itu kurang mewakili menu yang ditawarkan setiap hari, maka saya pun datang lagi pada jam buka yang normal untuk mencicipi masakan Chef Gilles Marx dan awaknya.

Bagi yang belum kenal, Gilles sudah punya nama besar di antara para chef mancanegara di Indonesia. Gilles-lah yang membangun nama besar Riva di Jakarta. Di Amuz, Anda pun masih bisa memesan menu-menu favorit dari Riva di bawah tajuk The Classic.

Amuz adalah sebuah resto fine dining yang tampak anggun dan mewah, mengedepankan menu Prancis bergaya nouvelle cuisine, berkapasitas sekitar 50 tempat duduk. Artinya, jangan coba-coba datang tanpa reservasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti kebiasaan resto Prancis kelas atas, Amuz pun menyediakan menu degustation - set menu yang terdiri atas beberapa tahapan. Ada yang 5-course dengan harga Rp 495 ribu, 6-course dengan harga Rp 575 ribu, atau 7-course dengan harga Rp 650 ribu. Sayangnya, menu degustation di Amuz hanya dapat dipesan bila satu meja pesan yang sama.

Dari menu a la carte, yang paling mahal adalah Wagyu Tenderloin Rossini (Rp 695 ribu, grade 9+). Topping-nya adakah seiris foie gras dengan saus red port wine reduction.

Pesanan saya untuk makan siang adalah Thyme Poached Alaskan Flounder yang disajikan dengan saffron risotto. Flounder adalah jenis ikan berdaging putih yang jarang disajikan di restoran-restoran Jakarta. Karena itulah saya memilihnya. Dikukus dengan cantik, aroma thyme-nya masih terjejaki dengan nyata, disiram dengan basil emulsion. Mak nyuuuuussss! Penyajiannya pun cantik, dengan sejumput alfalfa sprout dan slada air di atasnya. Classy-looking dish!

Menu salmon yang dipesan teman saya pun tidak kalah cantik. Crispy Roasted Tasmanian Salmon disiram garlic-herbs emulsion. Mak nyuss juga!

Dari sisi ambience, Amuz terasa agak steril dan business-like pada waktu makan siang. Terus terang, saya merasa agak under-dressed dengan mengenakan baju batik lengan pendek, ketika tamu-tamu lain datang dengan business suits. Amuz memang tempat yang cocok untuk power lunch, agaknya. Saya jadi ingin datang lagi untuk makan malam. Mudah-mudahan ambience-nya lebih ramah dan akrab.

Dessert-nya Amuz sungguh tidak boleh dilewatkan. Crepes suzette-nya di-flambe di meja tamu. Kalau Anda sudi menunggu 20 menit, wajib pesan souffle yang dibuat dengan keju dan coklat valrhona (Rp 85 ribu). Juga ada mixed berries triffle dan pistacchio biscotti yang mengagumkan.

Sesuai dengan kesukaan pemiliknya, Amuz mempunyai wine list yang cukup impresif. Ada champagne yang Rp 3,7 juta/botol, dessert wine Rp 3,5 juta/botol, bahkan juga Chateau Latour Pauillac yang Rp 10 juta/botol. Tetapi, ada juga kok wine by the glass yang harganya antara Rp 130-220 ribu per gelas.

Feeling rich? Ke Amuz, yuk!

Amuz
Medco Energy Building, lt. 2
Sudirman SCBD, Lot 11A
Jl. Jenderal Sudirman kav. 52-53
Jakarta Selatan
021 2505064
www.amuzgourmet.com

(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads