Fusion Vegetarian ala NeNo

Fusion Vegetarian ala NeNo

- detikFood
Selasa, 20 Jul 2010 10:54 WIB
Jakarta - Anda boleh menebak, bila saya menemukan tempat makan unik dengan tekanan pada wellness dan wholeness, pastilah ada informasi dari Jane Chen, seorang pengusaha seniman yang sudah lama bermukim di Bali. Berkat Jane, saya menemukan rumah makan yang menyajikan menu makrobiotik, makanan alkali, dan lain-lain.

NeNo juga sebuah referensi yang saya dapat dari Jane. Restoran kecil ini bersaing ketat dengan beberapa nama besar di sekitar kawasan eksklusif Petitenget, Seminyak - seperti Ku De Ta, Metis, dan lain-lain. Tetapi, fokus NeNo untuk melayani tamu yang tidak makan daging dan tidak minum susu, menjadikannya unik di antara yang lain.

Gaya vegetarianisme yang dianut NeNo mungkin termasuk yang paling ekstrem. Dari namanya saja, sikap itu tercermin jelas, karena NeNo adalah singkatan dari no egg, no onion. Kalau mau dipanjangkan "pantangan" lainnya, ia akan termasuk: no meat, no dairy products, no garlic, no shallot, dan seterusnya. Maklum, penganut vegetarian yang beragama Buddha menganggap bawang putih dan bawang bombay pun dapat membangkitkan sesuatu yang tidak mustahak benar untuk dibangkitkan di dalam diri manusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menghadirkan sajian yang dapat dinikmati secara penuh – baik dari segi visual maupun citarasa – NeNo "mencari" inspirasi ke berbagai pelosok dunia. Di kartu menunya kita memang menemukan berbagai items yang tidak umum hadir di rumah makan vegetarian. Ada Hawaiian Pizza, Thai Spicy Prawn Udon, Creme Pesto Fettucine with Pine Nuts, Spicy Chicken, dan sebagainya.

Lho, kok ada udang dan ayam? Nah, inilah sebetulnya yang selalu mengecewakan saya dari sebuah resto vegetarian. Apa point-nya untuk menghadirkan tiruan udang dan ayam dari bahan-bahan gluten dan terigu? Saya selalu suka masakan vegetarian yang murni tampak sayur - bukan daging palsu.

Jangan khawatir! Pilihan saya di NeNo adalah Baked Rice Gratin (Rp 14 ribu) - sajian fusion Portuguese-Chinese yang populer di Macao. Nasinya gurih, berbasis tomat, dan diisi dengan potongan jamur. Ada juga Potato Gratin (Rp 14 ribu), dibuat dari baby potato kecil-kecil, dengan bumbu tomat dan berbagai herba harum. Bagi yang tidak strict vegan, di atasnya diberi topping parutan keju mozzarella sehingga meleleh ketika dipanggang. Top markotop! (Bondan Winarno)

NeNo (No Egg No Onion)
Jl. Petitenget 2X
Seminyak, Bali
+623619103003
nenobali@gmail.com

(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads