Ketika saya singgah lagi ke sana, we ladalah, kok sudah bermetamorfosa menjadi Little India? Tetapi, lho, kok orang-orang yang mengawakinya masih sami mawon?
Ternyata, warung ini memang baru saja bersalin nama. Pemiliknya sama, awaknya pun sama. Menunya dimekarkan. Sekarang mewakili kuliner dari tiga negara: Indonesia, Thai, dan India. Artinya, nasi goreng tetap tersedia dan dapat dipesan di sini. Pilihan nama Little India tentulah untuk sebuah maksud agar menu India-nya menjadi tujuan tamu mampir ke situ.
Orang Barat menamakan tempat kecil sederhana seperti ini dengan istilah: a whole in the wall. Saking kecilnya! Nasi goreng dan makanan Thai dibuat a la minute β artinya: setiap ada pesanan, baru dibuat. Beberapa jenis makanan India sudah siap saji, dan tinggal dihangatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daal-nya sip markusip, begitu juga aloo ghobi-nya. Tetapi, mutton qorma-nya wajib mendapat nilai mak nyuss! Daging kambingnya empuk, dengan bumbu yang meresap ke dalam setiap serat dagingnya. Ini pertanda dimasak sempurna, dengan api kecil tetapi waktu memasak yang lama. Beberapa lembar daun kari (salam koja) masih tampak, memberi aroma harum yang membuai. Usapan rasa manis dengan anggunnya meredam rempah kuat sajian ini. (Bondan Winarno)
Little India
Jalan Hanoman
Banjar Padang Tegal
Ubud, Bali
+62361977161
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN