Tumpeng Cantik dan Lezat

- detikFood Kamis, 14 Agu 2008 10:34 WIB
Jakarta - Mau ikut lomba tumpeng di lingkungan RT atau membuat sajian tumpeng buat acara 17 Agustus nanti? Jenis tumpeng apa ya yang cocok? Bagaimana memilih jenis lauk-pauknya? Hiasan apa yang sesuai? Coba intip dulu info berikut ini!

Jenis tumpeng: Nasi tumpeng merupakan warisan tradisi nenek moyang yang sangat tinggi maknanya. Untuk perayaan sebaiknya pilih nasi tumpeng dari nasi kuning, tetapi juga bisa dipakai nasi putih.

Tumpeng berbentuk kerucut mengandung makna 'mengarah ke pada Tuhan YME', sebagai pusat dari ungkapan syukur. Karena itu sebaiknya gunakan bentuk kerucut sebagai bentuk nasi tumpeng. Sedangkan bentuk nasi tumpeng yang seperti kue ulang tahun merupakan modifikasi dari nasi tumpeng. Lebih sebagai trend sesaat dan bukan sebagai perlambang.

Lauk-Pauk: Jika ingin mengikuti pakem atau aturan yang tradisional, lauk pauk untuk nasi tumpeng harus mengandung beberapa unsur. Unsur dari dalam tanah berupa umbi-umbian seperti kentang, ubi, kacang tanah dan kedelai. Unsur dari atas tanah berupa sayur-sayuran, unsur hewan berupa ayam, daging sapi dan telur. Sedangkan unsur dari laut berupa beraneka seafood atau hasil laut seperti ikan asin atau udang.

Kesemua unsur tersebut merupakan wujud perwakilan semua hal yang dimiliki manusisa untuk dipersembahkan kepasa yang Maha Kuasa. Mengenai jenis masakan, bisa selalu disesuaikan dengan selera atau asal daerah. Untuk tumpeng nasi kuning Jawa misalnya, bisa dipilih lauk ayam ingkung, kering tempe/kentang, sambal goreng hati ampela, perkedel kentang, urap sayuran, telur pindang, serundeng daging, ikan asin petek atau udang goreng.

Wadah & Hiasan: Tumpeng biasanya ditaruh dalam niru atau tampah yang diberi alas daun pisang. Kerucut nasi ditaruh di tengah kemudian aneka lauk disusun melingkar di sisinya. Bisa juga ditambahkan ekstra lauk-pauk dalam wadah terpisah. Sebagai hiasan bisa dipakai lipatan daun berbagai bentuk, hiasan dari sayuran, daun selada, daun peterseli dan kacang panjang. Hiasan biasanya berupa bahan yang bisa dimakan. Irisan telur atau bentuk perkedel bisa juga dibuat sebagai hiasan.

Menata & Menyajikan: Agar tidak berantakan saat dibawa, sebaiknya tata dan hias tumpeng saat sudah ditaruh di atas meja. Jika cetakan kerucut dibuka dan dibawa dalam kendaran kerucut bisa patah atau rusak. Tumpeng selalu disajikan sebagai 'centre piece' atau pusat perhatian dalam acara. Karena itu hias dengan tampilan yang menarik. Misalnya dengan pemakaian warna-warna sayuran yang kontras dan menarik. (dev/Odi)