Cokelat: Jenis cokelat yang dipakai membuat cake sangat mempengaruhi cita rasanya. Ada 2 jenis cokelat, compound chocolate dan couverture chocolate. Cokelat jenis couverture yang terbuat dari cokelat asli rasanya lebih enak meskipun harganya lebih mahal. Jenis cokelat dark, milk dan putih bisa dipakai untuk variasi sesuai keperluan.
Agar tak banyak bersisa, belilah cokelat secukupnya atau sebanyak yang diperlukan. Cokelat biasanya berbentuk blok atau kepingan yang dikemas 250 g, 500 g, 1 kg hingga 2,5 kg. Jika bersisa, bungkus cokelat rapat-rapat dan simpan di tempat kering.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hiasan: Hiasan pada cake okelat mmegang peranan penting sebagai daya tarik. Hisan bisa berupa aneka hiasan cokelat (digulung, diserut, berpola hias atau bentuk lain), bisa berupa potongan buah segar, aneka kacang-kacangan juga hiasan berupa chocolate ganache yang dibentuk bunga. Usahakan hiasan sesuai dengan isi atau bahan dalam cake cokelat agar mudah dikenali dan bisa dimakan bersama cake. Jangan lupa, gunakan kontras warna untuk memberi daya pikat.
Potongan: Banyaknya potongan cake tergantung pada bentuk loyang yang dipakai. Loyang bundar lebih cantik dalam penampilan tetapi lebih sulit dipotong atau dibagi. Karena itu gunakan bentuk segi empat yang mudah dipotong dan menghasilkan potongan lebih banyak.
Sebelum memilih bentuk loyang, sesuaikan dengan jumlah adonan. Misalnya, adonan yang dicetak dengan loyang bundar 20 cm bisa menjadi 2 loyang tetapi akan menjadi 3 loyang jika dipakai loyang ukuran 18 cm. Sesuaikan pilihan loyang dengan ukuran oven yang dipakai. Pastikan semua cake dalam loyang bisa dipanggang sekaligus dalam oven.
Untuk cake cokelat yang memakai lapisan dan olesan cokelat rasanya lebih pekat, karena itu usahakan potongan tidak terlalu besar karena cukup mengenyangkan. Sebaliknya cake cokelat dengan sedikit lapisan dan memakai campuran buah segar bisa dipotong lebih besar.
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN