Minyak Bersih & Kotor: Minyak bersih merupakan minyak goreng yang baru dipakai satu kali utnuk menggoreng bahan makanan yang tidak berbumbu seperti kacang atau kerupuk. Warnanya masih bening kuning. Sedangkan minyak goreng kotor adalah minyak jelantah yang sudah dipakai untuk menggoreng makanan berbumbu lebih dari sekali. Warnanya sedikit kecokelatan tetapi masih bening.
Untuk menghemat pemakaian minyak goreng, sediakan 2 botol bersih, satu untuk minyak bersih dan satu untuk minyak kotor. Khusus untuk minyak bersih setelah 2 kali dipakai bisa dipindahkan ke botol minyak kotor. Sedangkan minyak kotor sebaiknya maksimal dipakai 4 kali untuk menggoreng. Jika perlu sediakan 1 botol lagi khusus untuk minyak bekas menggoreng ikan atau ikan asin. Dengan cara ini tiap kali menggoreng tidak harus memakai minyak baru. Sebaiknya minyak bersih bekas menggoreng makanan ringan dibedakan wadahnya. Karena jika minyak bekas menggoreng donat yang beraroma vanili tidak enak lagi dipakai untuk menggoreng tahu isi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara Menggoreng: Jika memakai teknik deep frying gunakan minyak panas dan banyak hingga makanan yang digoreng terendam. Jangan tegoda untuk mengisi wajan penuh-penuh karena dengan cara ini bahan makanan lebih lama matang karena suhu minyak tidak cukup panas. Akibatnya pemakaian gas atau minyak tanah menjadi lebih banyak lagi.
Cara Memasak Sehat: Jika teknik menggoreng sangat memerlukan banyak minyak dan kurang sehat maka Anda bisa beralih ke teknik memasak yang lebih hemat energi dan minyak goreng. Misalnya, ditumis, dikukus, diungkep,dibakar atau dipanggang. Selain lebih hemat minyak nutrisi bahan makanan juga lebih awet. Rasa alami bahan makanan juga lebih menonjol. Justru Anda tak perlu mendapat tambahan kalori karena minyak yang melekat pada makanan. (dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN