Lauk Bersantan Lezat Untuk Lebaran

Lauk Bersantan Lezat Untuk Lebaran

- detikFood
Kamis, 19 Okt 2006 09:20 WIB
Jakarta - Hampir semua lauk yang enak untuk teman ketupat dan lontong memakai santan. Rasa gurih dan aromanya yang harum memang sangat menggoda. Namun, Anda harus cermat dan berhati-hati dalam memasak, menyajikan dan menghangatkan kembali. Salah-salah sayur dan lauk jadi asam saat akan dinikmati. Sebaiknya simak dulu info praktis berikut ini!Berkuah & Kering : Masakan yang memakai santan sebagai bumbu biasanya bisa berupa hidangan berkuah (sayur gurih, gulai, kari) atau yang kering (ayam bakar bumbu santan, besengek, sambal goreng, dll). Untuk mendapatkan rasa gurih yang sempurna, gunakan santan dari kelapa yang cukup tua. Pisahkan santan kental dan santan encer. Masak dahulu bahan dan bumbu dengan santan encer hingga bahan lunak baru tambahkan santan kental. Santan ini berfungsi untuk membuat kuah pekat dan kental serta agak berminyak. Jangan lupa selama proses memasak, sekali-sekali aduk-aduk agar santan tidak 'pecah' atau terpisah (air dan lemak). Untuk lauk kering, sesuaikan kepekatan santan dengan selera. Jika suka rasa lebih gurih, gunakan santan kental, jika suka rasa lebih ringan, gunakan santan sedang atau encer. Instan & Segar : Kecuali santan segar yang diambil dari kelapa segar kini banyak dijual santan instan berupa cairan kental atau bubuk. Untuk mendapatkan rasa gurih dengan aroma wangi santan, sebaiknya pakai santan segar. Agar tidak terlalu repot, gunakan jasa memarut kelapa di tukang kelapa. Sebaiknya kupas kelapa sebelum diparut agar santan berwarna putih bersih dan lebih enak rasanya. Santan instant biasanya diberi tambahan bahan pengental dan aroma sehingga tidak akan mengeluarkan minyak saat dimasak. Gunakan santan instan dengan kekentalan sesuai selera. Pada kemasan terdapat petunjuk untuk membuat santan encer, sedang dan kental. Perhatikan tanggal kadaluwarsa pada saat membeli.Memanaskan Kembali : Jika sayur berkuah atau lauk kering bersisa, biasanya dipanaskan kembali agar bisa disantap. Jika akan disimpan beberapa jam, sebaiknya taruh dalam lemari es. Untuk memanaskan kembali, taruh dalam panci dan masak hingga benar-benar mendidih (bergolak) sambil aduk sekali-sekali. Untuk lauk kering bisa dikukus dalam kukusan panas atau tambahkan sedikit air, masak kembali hingga kering. Jika tidak disimpan dalam kulkas, lauk berkuah bisa dipanaskan hingga mendidih, angkat, biarkan tutup sedikit terbuka hingga uap panas hilang. Esok harinya bisa dipanaskan kembali. Usahakan untuk tidak menyentuh lauk bersantan yang sudah dipanaskan dengan tangan atau sendok yang bekas pakai agar tidak mudah basi. Gunakan sendok bersih agar lauk tidak basi.Harus Panas : Lauk bersantan mengandung lemak karena itu usahakan selalu menyajikan dalam keadaan panas atau hangat. Panaskan lauk sesaat akan disajikan. Jika ada, bisa dipakai wadah lauk atau panci yang dilengkapi dengan penghangat. (ely/Odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads