Telur Ayam, Praktis & Kaya Variasi
Kamis, 10 Agu 2006 09:39 WIB
Jakarta - Di pasaran kini banyak dijual beragam telur ayam segar, dari yang rendah kolesterol, vegetarian hingga yang diperkaya Omega 3. Telur juga terkenal mudah diolah dan dipadu dengan aneka bahan. Agar gizinya makin komplet, simak saja cara mengolah dan menyajikannya berikut ini!Jenis Telur : Kecuali telur ayam negeri dan ayam kampung, di pasaran kini dijual telur ayam negeri yang dibiakkan dengan pakan khusus. Misalnya, telur rendah kolesterol yang dihasilkan oleh ayam yang diberi pakan dengan takaran tertentu sehingga kandungan kolesterol dalam kuning telurnya lebih rendah. Ada juga telur vegetarian yang dihasilkan oleh ayam yang diberi pakan sayuran. Sedangkan terlur prima atau hypro mega yang diperkaya dengan Omega 3, Omega 9, EPA, DHA, dan LNA. Asam lemak Omega 3 dan Omega 9 ini sangat berperan dalam menurunkan kadar kolestrol 'jahat' dalam darah. Telur ayam yang sudah direkayasa ini tentu saja harganya menjadi lebih mahal dari telur ayam biasa.Memilih telur: Untuk mendapatkan telur ayam yang selalu segar, belilah telur ayam segar secukupnya. Saat membeli, sebaiknya perhatikan hal berikut ini:Pilih telur yang kulitnya bersih licin dan besarnya sama (bertanya sekitar 60 gram) agar saat dipakai untuk membuat kue, ukuran telur bisa tepat. Jika telur retak atau berlubang sebaiknya segera dipakai agar tidak tercemar atau menjadi busuk.Simpan telur di tempat sejuk dan kering. Lebih baik lagi di dalam lemari es agar lebih tahan lama. Menyajikan & memakai telur: Telur sangat mudah diolah menjadi beragam sajian dari lauk hingga kue-kue. Baik kuningnya saja, putihnya saja atau keduanya. Saat mengolah menjadi lauk, sebaiknya tambahkan sayuran segar dan bahan lain agar gizi telur menjadi lebih komplit. Untuk memudahkan pemakaian, jika memakai kuning telur saja, simpan telur dalam lemari es. Telur yang dingin lebih mudah dipisahkan kuningnya. Jika memakai putih telur, pisahkan dari kuningnya dan jangan sampai ada bagian kuning telur yang ikut tercampur. Karena jika dikocok putih telur tidak akan kaku. Jika memakai kuning dan putihnya bersamaan, kocok dahulu hingga benar-benar tercampur, bagian yang kenyal dari putih telur menyatu dengan kuning telur dan sedikit berbuih.
(lil/)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN