Memilih & Menyajikan Kue Kering
Rabu, 03 Nov 2004 13:02 WIB
Jakarta - Kue kering buatan sendiri atau kalengan atau buatan bakery menjadi suguhan andalan di hari raya. Jika Anda berencana membuat sendiri, memesan atau membeli kue kering ada baiknya sebelumnya simak dulu info komplet berikut ini.Buatan Sendiri & Beli: Kalau ada waktu dan bisa, yang paling baik adalah membuat kue kering sendiri. Kecuali lebih hemat, ada kebanggaan tersendiri saat menyuguhkan pada tamu atau mengemasnya sebagai bingkisan. Kue kering yang dijual di bakery alias toko kue ragamnya juga sangat banyak. Sebelum memutuskan untuk memesan atau membeli sebaiknya cicip dahulu sampel yang disediakan. Usahakan untuk memilih kue kering yang bervariasi rasanya. Bercita rasa manis dan gurih serta jenisnya mudah diterima oleh lidah awam para tamu. Biasanya kue yang memakai bahan asli harganya lebih mahal dan rasanya lebih enak. Untuk kue kering dalam kemasan kaleng, pilihlah yang isinya cukup beragam dan rasanya enak. Jangan lupa baca info bahan dalam kemasan dan tanggal kadaluwarsanya.Jenis: Secara garis besar ada 5 jenis cookies, drop cookies (yang dicetak dengan sendok), rolled cookies (yang digilas dan dicetak), piped cookies (yang disemprotkan dengan spuit), bar cookies (yang dicetak dalam loyang lalu dipotong-potong), dan short-cut cookies (yang digulung silinder, didinginkan dan diiris tipis). Kecuali itu kue kering juga sering diberi hiasan, memakai glazuur, cokelat leleh, manisan buah atau kacang-kacangan. Jenis kue kering memerlukan penanganan yang berbeda dalam pembuatannya. Karena itu jika tak banyak waktu pilihlah jenis kue kering yang mudah dan praktis seperti drop cookies atau piped cookies. Kalau tak bisa mencetak dan memanggang sekaligus, bungkus adonan kue kering dengan plastik dan simpan dalam lemari es. Jika akan dicetak atau dipanggang, keluarkan dari lemari es dan biarkan hingga bersuhu ruangan. Khusus untuk kue dengan hiasan galzuur atau cokelat, sebaiknya beri hiasan bertahap jangan sekaligus. Karena kue ini mudah melempem. Kemasan: Kue kering buatan bakery biasanya dikemas dalam kotak plastik. Kotak ini tidak kedap udara, setelah dibuka kue kering harus dipindahkan ke stoples atau wadah yang kedap udara agar bertahan lebih lama. Apalagi jika stoples sering dibuka dan ditutup. Karena itu saat memilih kemasan, pilih stoples yang tidak terlalu besar, mudah dibuka dan ditutup tetapi kedap udara. Bisa berbahan kaca atau plastik tebal. Jangan terkecoh dengan hiasan dan warna saat membeli stoples. Agar kue kering tetap renyah saat disajikan pada tamu, sebaiknya simpan dalam wadah besar yang kedap udara. Taruh kue kering secukupnya dalam stoples kecil sehingga kesegaran dan kerenyahan kue kering tetap terjaga. Kalau membuat sendiri lebih dari 2 jenis, sebaiknya perkecil ukurannya agar tamu tidak terlalu kenyang saat mencicipinya. Jika kue kering akan diberikan sebagai bingkisan, pilih wadah yang kedap udara dan buat kue kering sedekat mungkin dengan hari raya sehingga tidak melempem atau kurang renyah saat dimakan.Penyajian: Kue kering memang paling cocok dinikmati dengan secangkir teh atau kopi. Sebaiknya sajikan teh atau kopi dengan gula terpisah. Jika terlalu manis maka rasa kue kering yang manis tidak akan enak lagi. Taruh kue kering dalam stoples mungil dan isi kembali stoples jika kue sudah berkurang. Dengan cara ini kue akan selalu renyah dan segar rasanya. Sajikan kue kering dalam variasi rasa, manis dan gurih agar tamu mudah menentukan pilihan.
(Odi/)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN