Susunlah Menu: Puasa sebenarnya hanya perubahan jam makan saja. Karena itu jangan tergoda untuk menyajikan makanan berlebihan. Karena selain tak baik untuk kesehatan juga akan membuat anggaran belanja jadi berantakan. Puasa juga bukan pesta pora karena itu mulailah membuat daftar menu. Terlihat klise tetapiΒ daftar menu ini akan mengendalikan jumlah belanjaan Anda. Buatlah menu untuk sahur dan buka selama seminggu. Jangan lupa, jika ada undangan berbuka bersama, masukkan juga dalam daftar sehingga Anda tak perlu membuat makanan berlebihan. Dengan menu tersebut, Anda bisa menyiapkan makanan yang jumlahnya pas untuk keluarga dan terkontrol pula jenisnya. Kalau bisa ajak suami dan si kecil untuk menyusun menu. Misalnya, Senin, sahur: mi kuah Jawa, buka puasa: soto ayam komplet, takjil: es buah dan pisang goreng.
Daftar Belanja: Beratus kali anjuran ini disampaikan oleh para ahli rumah tangga. Tetapi ini memang yang paling ampuh untuk mengatasi keborosan. Buatlah daftar belanja berdasarkan menu yang sudah Anda buat. Khusus untuk kebutuhan yang rutin seperti gula, sirop, susu, kurma dan lain-lain bisa Anda beli sekaligus agar lebih hemat. Jangan lupa masukkan juga belanja yang akan Anda berikan untuk amal, seperti mengundang anak yatim untuk berbuka bersama atau bingkisan kue untuk panti asuhan dan anak jalanan. Sediakan waktu khusus untuk berbelanja sehingga tidak terburu-buru dan bisa lebih cermat meneliti barang belanjaan.
Diskon : Jangan terlalu tergiur dengan diskon atau tawaran harga khusus. Juga jangan terlalu alergi dengan diskon. Sebaiknya, baca teliti dan pelajari brosur-brosur tawaran harga khusus dari pasar swalayan. Karena harga yang ditawarkan bisa lebih hemat dan benar-benar bermanfaat. Bandingkan dengan cermat harga barang sebelum diskon dan dengan diskon. Jangan tergoda dengan pembelian dalam jumlah banyak berhadiah jika Anda tak memerlukan produk dalam jumlah banyak.
Membuat Sendiri: Di tengah kenaikan harga yang makin cepat hari-hari ini, tak ada cara lain untuk berhemat selain membuat sendiri makanan yang dibutuhkan olah keluarga. Siapkan makanan kering yang bisa disimpan 3-4 hari. Misalnya, dendeng, kering kentang, kering tempe atau kering udang. Makanan kering ini bisa menjsdi penolong untuk saat darurat. Jangan lupa, selalu sertakan sayuran. Selain harganya murah, sayuran menjadi sumber air, serat dan mineral yang bagus untuk tubuh. Manfaatkan peralatan elektronik yang sudah Anda beli mahal-mahal seperti panci bertekanan (pressure cooker), rice cooker, oven microwave, tosater dan lain-lain.
(eka/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN