Tak melulu gula pasir, kopi juga bisa diberi pemanis alami. Pilihannya lebih sehat, mulai dari stevia hingga sirup maple.
Kopi sering kali terasa lebih nikmat dengan tambahan pemanis agar rasanya tidak terlalu pahit. Selain gula pasir, ada beragam bahan alami yang bisa digunakan untuk memberi rasa manis pada kopi.
Beberapa pemanis bahkan mengandung nutrisi tambahan, seperti mineral, serat, hingga antioksidan. Namun, setiap jenis pemanis memiliki kandungan gula dan kalori yang berbeda.
Ahli gizi menyarankan lebih cermat memilih pemanis, terutama bagi orang yang perlu menjaga kadar gula darah.
Dikutip dari Very Well Health (20/10) berikut 5 pemanis yang lebih sehat untuk campuran kopi.
1. Stevia
Stevia bisa dijadikan pilihan pengganti gula untuk campuran kopi. Pemanis alami ini tidak meningkatkan kadar gula darah sehingga dinilai aman bagi penderita diabetes.
Julia Zumpano, ahli gizi jantung di Cleveland Clinic, menyarankan penggunaan stevia cair atau bubuk murni tanpa tambahan gula alkohol untuk pemanis kopi.
Stevia dengan tingkat kemurnian tinggi juga dinilai tidak banyak memengaruhi keseimbangan bakteri usus. Saat membeli stevia bubuk, perhatikan komposisi pada kemasannya.
"Hindari produk yang dicampur gula alkohol seperti eritritol, manitol, sorbitol, atau xylitol karena beberapa jenisnya dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan kardiovaskular," ujar Zumpano.
2. Kurma
Kopi tak selalu harus diberi gula pasir agar terasa manis. Kurma bisa menjadi alternatif pemanis alami, tetapi jumlahnya perlu diperhatikan karena kandungan gulanya cukup tinggi.
Zumpano menyebut 2-3 buah kurma bisa menyumbang 32-48 gram gula. "Jumlah tersebut cukup tinggi untuk secangkir kopi di pagi hari," jelasnya.
Meski begitu, kurma juga mengandung serat, kalium, dan magnesium yang bermanfaat bagi tubuh. "Walaupun rasanya manis, kurma memiliki dampak lebih rendah terhadap gula darah dibandingkan gula pasir atau pemanis lainnya," tuturnya.
Simak Video "Resep Kurma Cake dengan Siraman Toffee Sauce"
(raf/adr)