Sering merasa lelah, lemas, dan kurang berenergi? Konsumsi rempah ini bisa jadi solusi untuk meningkatkan metabolisme, menjaga mood, dan mencegah tubuh mudah lemas.
Belakangan tubuh terasa lebih cepat lelah meski aktivitas tidak terlalu padat? Kondisi ini bisa membuat konsentrasi menurun dan semangat beraktivitas ikut berkurang.
Selain tidur cukup, asupan makanan juga berperan dalam menjaga energi tubuh. Beberapa bahan yang sering digunakan untuk memberi rasa pada makanan ternyata punya manfaat tambahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kandungan tertentu di dalamnya disebut dapat membantu metabolisme, suasana hati, hingga menjaga energi tetap stabil.
Dikutip dari Huffington Post (28/10/25) berikut 5 jenis rempah untuk redakan rasa lelah.
1. Cabai
Rasa pedas dari cabai bisa membantu tubuh terasa lebih berenergi. Foto: Getty Images/iStockphoto/HAVET |
Rasa pedas dari cabai bisa membantu tubuh terasa lebih berenergi. Kandungan capsaicin di dalamnya dapat meningkatkan metabolisme, sirkulasi, dan pengeluaran energi sementara.
Menurut ahli gizi Hanna Belsham, capsaicin bekerja dengan mengaktifkan termogenesis atau proses pembentukan panas dalam tubuh. Efek ini dapat meningkatkan suhu tubuh, detak jantung, dan konsumsi oksigen.
"Cabai kaya capsaicin dapat meningkatkan termogenesis dan pembakaran lemak, sehingga membantu pengeluaran energi dan sirkulasi," ujar Belsham, ahli gizi.
Capsaicin juga dikaitkan dengan pelepasan endorfin yang dapat membuat suasana hati lebih baik. Namun, konsumsi cabai sebaiknya tetap dalam jumlah sedang agar tidak mengganggu pencernaan.
2. Jahe
Rempah jenis rimpang ini dapat membantu tubuh melawan rasa lelah. Rempah ini mengandung gingerol dan shogaol yang mendukung sejumlah fungsi tubuh.
Belsham menyebut kedua senyawa tersebut dapat membantu pencernaan, mengurangi peradangan, dan meningkatkan kewaspadaan kognitif.
"Jahe dapat membantu meredakan kelelahan dengan mendukung fungsi mitokondria," jelas Belsham.
Jahe bisa ditambahkan ke makanan atau minuman hangat sehari-hari. Rasanya yang hangat juga membuat rempah ini mudah dipadukan dengan berbagai bahan.
3. Kunyit dan Lada Hitam
Kunyit dan Lada Hitam Foto: Shutterstock |
Selain jahe, rimpang kunyit juga dapat menjadi pilihan saat tubuh terasa kurang berenergi. Kandungan curcumin di dalamnya memiliki sifat antiinflamasi dan neuroprotektif.
Belsham menyarankan kunyit dikombinasikan dengan lada hitam. Piperine dalam lada hitam disebut dapat meningkatkan penyerapan curcumin hingga 20 kali lipat.
"Curcumin dalam kunyit memiliki efek neuroprotektif dan antiinflamasi," kata Belsham.
4. Kayu Manis
Kayu manis tak hanya memberikan aroma dan rasa manis alami pada makanan. Rempah ini disebut dapat membantu mengatur kadar gula darah agar energi tubuh lebih stabil.
Menurut Belsham, kayu manis dapat membantu mencegah penurunan energi setelah makan. Kandungan polifenol di dalamnya juga mendukung kesehatan kardiovaskular dan metabolisme.
"Kayu manis membantu mengatur kadar gula darah sehingga mencegah penurunan energi setelah makan," ujar Belsham.
5. Paprika
Paprika menawarkan rasa yang lebih ringan dibandingkan cabai yang sangat pedas. Foto: iStock |
Paprika menawarkan rasa yang lebih ringan dibandingkan cabai yang sangat pedas. Keduanya juga mengandung antioksidan seperti karotenoid.
Belsham menjelaskan, kandungan tersebut dapat membantu mengurangi stres oksidatif dalam tubuh. Paprika juga bisa memberikan variasi rasa pada makanan sehari-hari.
"Rempah yang lebih ringan ini menyediakan antioksidan seperti karotenoid yang membantu mengurangi stres oksidatif," tutur Belsham, ahli gizi.
Belsham menyarankan makanan berbumbu dipadukan dengan sayuran tinggi serat, protein tanpa lemak, dan biji-bijian utuh agar energi lebih stabil.




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN