Konsumsi jahe dikenal dapat mendukung sistem kekebalan tubuh. Namun, selain jahe, kamu bisa konsumsi 5 alternatif makanan sehat berikut ini.
Sistem imun berfungsi sebagai perisai utama yang mampu melindungi tubuh dari serangan virus, bakteri, jamur, dan kuman penyebab penyakit. Ketika sistem kekebalan sudah kuat, maka tubuh akan mengenali dan menghancurkan patogen berbahaya sebelum hal tersebut menyebabkan penyakit berat. Imun tubuh juga dapat mendeteksi serta menghancurkan sel yang rusak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat yaitu dengan mengonsumsi makanan bergizi. Jahe menjadi salah satu makanan yang sering direkomendasikan. Namun dalam hal mendukung sistem kekebalan tubuh, masih ada makanan lain yang tak kalah menarik untuk dikonsumsi.
Dilansir dari health.com (19/9), berikut 5 makanan penambah imun selain jahe:
1. Bawang putih
Kandungan alicin dalam bawang putih bisa bantu tingkatkan sistem imunitas tubuh. Foto: Pixabay/stevepb |
Para peneliti yang disebutkan situs health.com telah lama mempelajari bagaimana bawang putih membantu tubuh melawan virus, terutama influenza A dan B, rhinovirus, dan pneumonia virus.
Di dalam bawang putih terdapat senyawa sulfur alami, seperti alicin yang dapat mengganggu sistem kerja virus serta menjaga infeksi agar tidak menjadi lebih parah.
Konsumsi bawang putih juga baik dalam mengurangi peradangan dan melindungi sel dari kerusakan. Memasukkan bawang putih secara teratur dalam makanan juga dikaitkan dengan respon lebih baik selama infeksi virus.
2. Paprika
Paprika juga bisa dikonsumsi karena secara alami membantu mendukung sistem kekebalan tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/domdeen |
Tak hanya menjadi penambah rasa dan tekstur pada makanan, paprika secara alami juga bisa membantu mendukung sistem kekebalan tubuh.
Paprika kuning, oranye, dan merah mengandung lebih banyak vitamin C per porsi daripada jeruk. Kandungan vitamin C tersebut dapat membantu sel darah putih bekerja lebih efisien ketika tubuh sedang melawan infeksi.
Paprika warna-warni ini juga menyediakan beta-karoten, yang diubah tubuh menjadi vitamin A. Vitamin A ini mampu menjaga kulit dan lapisan hidung serta tenggorokan tetap sehat, serta membentuk penghalang pelindung terhadap kuman.
3. Kunyit
Kandungan kurkumin dalam kunyit bisa menganggu bagaimana virus berkembang biak. Foto: Getty Images/ollo |
Kunyit sering dianggap sebagai 'sepupu' jahe. Makanan alami ini menawarkan warna kuning cerah dari kandungan kurkumin di dalamnya. Kandungan tersebut juga bisa mengurangi efek peradangan dan membantu tubuh merespon lebih baik infeksi virus tertentu.
Kurkumin dalam kunyit juga dapat menganggu bagaimana virus berkembang biak dan membantu sel kekebalan tertentu, seperti sel B dan sel T bekerja lebih efisien.
4. Makanan fermentasi
Sebagian besar sel kekebalan tubuh berada di usus. Itulah sebabnya makanan fermentasi bisa berdampak pada seberapa baik tubuh melawan infeksi probiotik yang merupakan bakteri menguntungkan.
Probiotik biasanya dapat menjaga lapisan usus tetap kuat dan membantu sel kekebalan tubuh bekerja lebih efektif.
Makanan fermentasi yang bisa dikonsumsi seperti yogurt, kefir, kimchi, hingga miso.
5. Jamur
Jamur juga tergolong makanan yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Varietas jamur, seperti shitake, dapat membantu melawan virus flu dengan memblokir bagaimana virus menempel pada sel dan berkembang biak.
Sebagian besar manfaat tersebut disebabkan oleh kandungan beta glukan di dalamnya, senyawa yang mengaktifkan sel kekebalan tubuh tertentu, terutama sel pembunuh alami, dan sel T untuk membantu merespon lebih efektif selama infeksi.
Di dalam jamur juga terkandung selenium serta vitamin B6 yang dibutuhkan tubuh menghasilkan antibodi dan menjaga sel kekebalan tubuh berfungsi dengan baik. Tanpa B6 yang cukup, kemampuan seseorang untuk membuat antibodi dapat menurun.
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (aqr/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN