Perut Begah dan Kembung? 5 Teh Ini Bisa Bantu Pulihkan Pencernaan

Perut Begah dan Kembung? 5 Teh Ini Bisa Bantu Pulihkan Pencernaan

Diah Afrilian - detikFood
Selasa, 15 Sep 2026 05:00 WIB
Teh hitam vs teh susu, penjelasan mana teh yang paling sehat
Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Konsumsi jenis teh yang tepat dapat menyehatkan pencernaan, mulai dari jahe hingga dandelion. Jika dikonsumsi saat begah atau kembung, jenis teh ini juga bantu memulihkan perut.

Masalah pencernaan bisa muncul setelah makan terlalu banyak atau mengonsumsi makanan tertentu. Kondisi ini dapat membuat perut terasa penuh, kembung, mual, hingga tidak nyaman.

Selain menjaga pola makan, pilihan minuman juga kerap dikaitkan dengan kesehatan saluran cerna. Salah satunya teh yang sejak lama dikenal sebagai minuman pendamping setelah makan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, tidak semua jenis teh memberikan efek yang sama bagi tubuh. Dilansir dari Verywell Health, (27/5/2026) beberapa di antaranya memiliki senyawa yang berpotensi membantu meredakan keluhan pencernaan.

Baca juga: Sempat Diejek, Muffin Dingin Buatan Pasangan Lansia Ini Kini Laris Manis!

ADVERTISEMENT

Berikut ini 5 teh untuk membantu memulihkan pencernaan:

5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BBTeh jahe punya khasiat antiperadangan yang dapat meredakan gejala tak nyaman pada perut. Foto: Getty Images/Prasenjit Kar

1. Teh Jahe

Teh jahe menjadi salah satu pilihan yang disebut dapat membantu menenangkan perut. Minuman ini bisa dibuat dari irisan jahe segar atau kantong teh siap seduh.

Jahe mengandung senyawa antioksidan yang memiliki efek antiperadangan. Kandungan tersebut berpotensi membantu mengurangi peradangan pada saluran pencernaan.

Teh jahe juga dikaitkan dengan beberapa keluhan pencernaan seperti mual, kembung dan kram. Minuman ini juga disebut dapat membantu mengurangi produksi asam lambung serta alirannya kembali ke kerongkongan.

2. Teh Peppermint

Teh peppermint memiliki sensasi menyegarkan dan kerap dikonsumsi untuk membantu mengatasi rasa tidak nyaman pada perut. Kandungan alaminya disebut dapat membantu membuat otot saluran cerna lebih rileks.

Efek tersebut berpotensi membantu mengurangi rasa kembung dan gangguan pencernaan tertentu. Peppermint juga banyak diteliti sebagai pendamping untuk meredakan keluhan yang berkaitan dengan sindrom iritasi usus.

Secangkir teh peppermint dapat menjadi alternatif minuman hangat pada pagi atau setelah makan. Namun, orang dengan kondisi tertentu sebaiknya tetap memperhatikan respons tubuh setelah mengonsumsinya.

3. Kombucha

Kombucha berbeda dari teh herbal karena dibuat melalui proses fermentasi. Minuman ini biasanya disajikan dingin dan memiliki rasa asam serta sedikit sensasi berkarbonasi.

Proses fermentasi membuat kombucha mengandung kultur hidup yang dikenal sebagai probiotik. Bakteri baik tersebut dapat mendukung keseimbangan mikrobioma di dalam saluran pencernaan.

Probiotik juga berperan dalam membantu proses pemecahan makanan dan penyerapan nutrisi. Jika ingin mengonsumsinya, pilih kombucha dengan kandungan gula tambahan yang rendah agar manfaatnya tidak kalah oleh asupan gula.

Teh kunyitTeh kunyit juga bisa menjadi alternatif untuk melegakan perut yang begah. Foto: Getty Images/Almaje

4. Teh Kunyit

Kunyit dikenal sebagai rempah yang kaya akan kurkumin. Senyawa tersebut memiliki sifat antioksidan dan antiperadangan yang banyak diteliti untuk mendukung kesehatan tubuh.

Teh kunyit disebut dapat membantu menjaga fungsi saluran pencernaan tetap berjalan baik. Salah satu penelitian juga menemukan kurkumin berpotensi meredakan keluhan seperti gas dan kembung.

Sifat antiperadangan kurkumin juga membuat kunyit dikaitkan dengan keluhan pada sindrom iritasi usus besar dan radang usus. Meski begitu, teh kunyit sebaiknya tidak dianggap sebagai pengganti pengobatan untuk penyakit pencernaan.

5. Teh hitam dan dandelion

Teh hitam mengalami proses fermentasi yang lebih panjang dibandingkan beberapa jenis teh lainnya. Proses tersebut membuatnya kaya flavonoid yang berpotensi mendukung kesehatan saluran pencernaan.

Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi teh hitam dapat berdampak positif terhadap mikrobioma usus. Kandungan tersebut juga dikaitkan dengan pengurangan peradangan pada saluran pencernaan.

Sementara itu, teh akar dandelion mengandung inulin yang merupakan serat prebiotik. Kandungan ini dapat mendukung bakteri baik sekaligus membantu meredakan keluhan seperti kembung dan gas.

Halaman 2 dari 2
(dfl/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads