×
Ad

Gula Putih vs Gula Merah, Mana Lebih Bagus untuk Turunkan BB dan Diabetes?

Atiqa Rana - detikFood
Minggu, 06 Sep 2026 06:00 WIB
Foto: istimewa
Jakarta -

Penderita diabetes perlu memerhatikan makanan yang dikonsumsi, termasuk asupan pemanis harian. Lantas, di antara gula putih dan gula merah, mana yang lebih baik untuk penderita diabetes dan mampu turunkan berat badan?

Ketika menderita diabetes atau sekadar ingin hidup lebih sehat, mengurangi asupan gula menjadi hal yang sangat disarankan. Akhirnya banyak orang beralih dari mengonsumsi gula putih biasa menjadi gula lainnya, seperti jaggery atau gula merah khas India.

Terlepas dari saran tersebut, apakah benar gula merah lebih baik dikonsumsi daripada gula putih, terutama untuk penderita diabetes? Dilansir dari Food.ndtv.com (3/9).

1. Mengenal jaggery atau gula merah India

Jaggery merupakan jenis gula merah khas India. Foto: istimewa

Jaggery merupakan gula merah khas India yang diolah dari tebu yang diperas, kemudian airnya direbus sampai kental dan kecokelatan. Gula lalu dicetak menggunakan cetakan khusus sebelum dikeringkan dan dijual ke pasaran.

Jaggery juga dikenal sebagai alternatif gula lebih sehat karena dianggap lebih alami. Namun, ketika berbicara soal kalori, sebenarnya tidak jauh berbeda.

Ahli gizi Shalini Shudakar mengungkap jika satu sendok makan gula putih biasa dan jaggery sama-sama mengandung 60 kalori. Perbedaannya terletak pada indeks glikemik masing-masing gula.

Gula biasa memiliki indeks glikemik senilai 60. Sedangkan jagerry indeks glikemiknya 70. Sebenarnya keduanya masih tergolong mengandung indeks glikemik tinggi karena lebih besar dari angka 55.

Artinya, beralih dari gula putih biasa ke gula merah atau jaggery tidak secara otomatis membuat minuman atau makanan menjadi lebih sehat atau rendah kalori.

2. Kandungan mineral dalam jaggery

Hal lain yang sering dikagumi dari jaggery adalah kandungan mineral di dalamnya. Ini lah salah satu alasan kenapa jaggery sering disebut lebih sehat dari gula rafinasi.

Meskipun begitu, kuantitas penting untuk selalu diperhatikan. Ahli Shalini menunjukkan jika satu sendok makan jaggery atau gula merah menyediakan sekitar 1 mg zat besi. Kandungan ini sebenarnya tidak cukup untuk menjadi sumber zat besi yang berarti dalam diet.

Oleh karena itu, memilih jaggery sebagai pengganti gula biasa tidak akan membuat banyak perbedaan. Perbedaan signifikan di antara keduanya hanya terletak pada rasa dan warna.





Simak Video " Ahli Gizi Beri Aturan Konsumsi Gula Per Harinya untuk Cegah Diabetes"


(aqr/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork