Selain mengganggu penampilan, lemak visceral juga dapat berisiko bagi kesehatan. Kondisi ini bisa dicegah dengan rutin mengonsumsi sayuran kaya nutrisi ini.
Lemak visceral adalah lemak yang menumpuk di dalam rongga perut dan mengelilingi organ-organ penting. Berbeda dari lemak di bawah kulit, lemak ini tidak terlihat dari luar.
Jika jumlahnya berlebihan, lemak visceral dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan. Salah satu cara menjaganya adalah dengan menerapkan pola makan seimbang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayuran bisa menjadi pilihan karena banyak yang rendah kalori dan kaya serat serta antioksidan. Dikutip dari Eating Well (3/6) berikut 5 sayuran tersebut.
1. Bayam
Bayam kaya lutein, zeaxanthin, beta karoten, dan karotenoid. Foto: iStock |
Bayam kaya lutein, zeaxanthin, beta karoten, dan karotenoid yang bersifat antioksidan. Kandungan ini membantu melawan peradangan dan berperan dalam mengatasi penumpukan lemak.
"Karotenoid membantu melawan peradangan dan mungkin berperan dalam memerangi penumpukan lemak," ujar Allison Knott, M.S., RDN.
Bayam juga tinggi serat dan rendah kalori sehingga membantu memberi rasa kenyang lebih lama. Asupan karotenoid yang lebih tinggi dikaitkan dengan kadar lemak visceral yang lebih rendah.
2. Kembang Kol
Kembang kol mengandung glukosinolat yang dapat berubah menjadi sulforafan saat dikunyah. Senyawa ini dikaitkan dengan berkurangnya peradangan dan meningkatnya sensitivitas insulin.
Kalau tak suka kembang kol, brokoli bisa jadi pilihan karena rendah kalori, kaya serat dan antioksidan yang membantu mengontrol nafsu makan.
"Brokoli rendah kalori dan kaya serat pengontrol nafsu makan serta antioksidan yang mengurangi peradangan," jelas Sheri Gaw, RDN, CDCES.
3. Brussels sprouts
Brussels sprouts atau kubis sprouts dikemas dengan sulforafan dan karotenoid. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2 |
Brussels sprouts atau kubis sprouts dikemas dengan sulforafan dan karotenoid. Kedua senyawa tersebut memiliki sifat antioksidan serta antiinflamasi.
Kombinasi ini dikaitkan dengan perlindungan dari lemak visceral dan penyakit kronis. Sayuran ini juga kaya serat yang membantu memberi rasa kenyang lebih lama.
Asupan sulforafan dari Brussels sprouts juga disebut berpotensi membantu melindungi tubuh dari penyakit seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung.
4. Kol Ungu
Kandungan antosianin pada kol ungu dapat membantu pembakaran lemak. Senyawa antioksidan tersebut juga berpotensi menargetkan lemak visceral.
Peneliti menduga antosianin dapat memengaruhi bakteri baik di usus sehingga membantu tubuh membakar lemak. Namun, hubungan ini masih terus diteliti.
Kimchi juga disebut berpotensi mengurangi lemak visceral karena kaya probiotik alami.
"Kimchi kaya probiotik, terutama strain Lactobacillus, yang dikaitkan dengan berkurangnya lemak visceral," jelas Jessie Gutsue, M.A., RDN, IFNCP.
5. Artichoke
Ilustrasi artichoke. Foto: Getty Images/Funwithfood |
Artichoke termasuk sayuran yang tinggi serat sehingga dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi asupan kalori. Seratnya juga mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.
Bakteri baik di usus berperan dalam menjaga berat badan dan membantu proses metabolisme lemak, termasuk lemak visceral.
Jika sulit menemukan artichoke di Indonesia, buncis bisa menjadi alternatif sayuran yang lebih mudah ditemui dan sama-sama mengandung serat dalam jumlah tinggi.
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN