Kaki sering terasa berat, bengkak, atau mudah kram? Bisa jadi sirkulasi darah kurang lancar. Konsumsi makanan ini dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.
Sirkulasi darah yang lancar di kaki penting untuk menjaga kesehatan otot, kulit, dan pembuluh darah. Jika alirannya melambat, kaki bisa terasa berat, bengkak, kram, atau mudah lelah.
Pola makan dapat membantu mendukung kesehatan pembuluh darah dan mengurangi peradangan. Namun, makanan tidak bisa memperbaiki kerusakan katup pembuluh darah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada sejumlah makanan yang berpotensi mendukung aliran darah dan menjaga fungsi pembuluh darah. Dikutip dari vasculardoctorsravan.com (27/2) berikut 7 jenis makanan tersebut.
1. Bit
Bit termasuk makanan yang banyak diteliti untuk mendukung sirkulasi darah Foto: TikTok/videorandom |
Bit termasuk makanan yang banyak diteliti untuk mendukung sirkulasi darah. Kandungan alaminya dapat membantu meningkatkan produksi nitric oxide yang berperan dalam pelebaran pembuluh darah.
Tak heran, jus beetroot sering dikonsumsi atlet untuk membantu meningkatkan daya tahan saat berolahraga. Manfaat vaskularnya juga berpotensi mendukung aliran darah ke jaringan tubuh bagian tangan dan kaki.
2. Bawang Putih
Bawang putih mengandung allicin yang berpotensi mendukung kesehatan pembuluh darah. Senyawa ini dapat membantu melemaskan pembuluh darah dan menjaga tekanan darah tetap sehat.
Konsumsi bawang putih dalam jumlah wajar secara rutin juga dikaitkan dengan sirkulasi darah yang lebih baik. Kandungan allicin diduga membantu menjaga fungsi dan kelenturan pembuluh darah.
3. Buah Citrus
Jeruk, lemon, dan jeruk nipis kaya vitamin C yang membantu menjaga kekuatan dinding pembuluh darah. Vitamin C juga mendukung produksi kolagen yang penting untuk jaringan pembuluh darah.
Kandungan antioksidannya membantu melawan stres oksidatif dalam tubuh. Dinding pembuluh darah yang sehat juga lebih terlindungi dari kebocoran dan peradangan.
4. Kunyit
Teh kunyit Ilustrasi. Foto: Getty Images/Almaje |
Kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif yang memiliki sifat antiinflamasi. Kandungan ini berpotensi membantu mengurangi peradangan pada pembuluh darah.
Kurkumin juga dapat mendukung fungsi endotel, yaitu lapisan yang melapisi bagian dalam pembuluh darah. Mengonsumsi kunyit bersama lada hitam dapat membantu meningkatkan penyerapan kurkumin.
5. Ikan Berlemak
Ikan berlemak, seperti salmon, sarden, dan makarel kaya akan asam lemak omega-3. Nutrisi ini membantu mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan pembuluh darah.
Omega-3 juga berperan dalam menjaga aliran darah tetap lancar dan seimbang. Konsumsinya dapat membantu menjaga kelenturan pembuluh darah sehingga tidak mudah kaku.
6. Cokelat Hitam
Ilustrasi dark chocolate. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2 |
Cokelat hitam atau dark chocolate dengan kandungan kakao tinggi kaya flavonoid yang dapat mendukung produksi nitric oxide. Senyawa ini berpotensi membantu meningkatkan aliran darah dalam jangka pendek.
Kandungan flavonoid juga membantu melawan stres oksidatif yang dapat memengaruhi pembuluh darah. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi agar asupan gula tidak berlebihan.
7. Jahe
Jahe memiliki sifat antiinflamasi yang berpotensi membantu mendukung sirkulasi darah. Kandungannya juga dapat membantu pembuluh darah lebih rileks.
Jahe telah lama digunakan dalam berbagai pola makan tradisional untuk mendukung kesehatan sirkulasi. Konsumsinya dalam jumlah wajar dapat menjadi bagian dari pola makan yang seimbang.
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN