Kopi Bikin Dehidrasi hingga Bakar Lemak? Ini Jawaban 5 Mitos Kopi Populer

Ngopi Yuk!

Kopi Bikin Dehidrasi hingga Bakar Lemak? Ini Jawaban 5 Mitos Kopi Populer

Sonia Basoni - detikFood
Rabu, 22 Jul 2026 07:00 WIB
6 Fakta dan Mitos Efek Minum Kopi Pada Wanita
Foto: Getty Images/Deagreez
Jakarta -

Banyak mitos seputar kopi yang masih banyak dipercaya orang, meski faktanya sudah terpecahkan. Mulai dari mitos dehidrasi sampai bakar lemak, seperti apa faktanya?

Kopi menjadi minuman favorit banyak orang untuk memulai hari atau menemani aktivitas. Selain memberi sensasi segar, minum kopi juga kerap dikaitkan dengan berbagai manfaat sehat.

Sayangnya, di balik popularitasnya masih beredar banyak anggapan atau mitos yang belum tentu benar. Mulai dari anggapan kopi membuat tubuh dehidrasi hingga kopi dianggap ampuh membakar lemak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beragam mitos tersebut membuat sebagian orang ragu menikmati secangkir kopi setiap hari. Padahal, sejumlah penelitian telah memberikan penjelasan ilmiah mengenai efek positif minum kopi terhadap tubuh.

Dilansir dari Coffee Health (21/07/2026), berikut lima mitos tentang kopi yang masih banyak dipercaya beserta fakta ilmiah di baliknya.

ADVERTISEMENT

1. Kopi hanya memberi efek semangat karena sugesti

Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaMinum kopi. Foto: Ilustrasi iStock

Banyak orang mengira rasa segar setelah minum kopi hanya berasal dari sugesti atau efek psikologis. Faktanya, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kandungan kafein memang dapat meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi, daya ingat, hingga suasana hati.

Tak hanya itu, kopi berkafein juga dikaitkan dengan peningkatan performa olahraga, terutama aktivitas ketahanan seperti berlari, bersepeda, dan mendayung.

Beberapa studi juga menemukan bahwa kafein dapat membantu mengurangi rasa nyeri otot, meningkatkan daya tahan tubuh saat berolahraga, serta membuat aktivitas fisik terasa lebih ringan dibandingkan tanpa mengonsumsi kopi.

2. Minum kopi bikin tubuh dehidrasi

5 Minuman Segar yang Ampuh Atasi Dehidrasi dengan InstanKopi bikin dehidrasi. Foto: Getty Images/MarioGuti

Anggapan bahwa kopi menyebabkan dehidrasi masih sering terdengar, padahal penelitian menunjukkan konsumsi kopi dalam jumlah wajar (moderate) tetap berkontribusi terhadap kebutuhan cairan harian.


Hal ini karena lebih dari 95% kandungan kopi adalah air. Sejumlah studi bahkan tidak menemukan perbedaan status hidrasi antara orang yang mengonsumsi kopi dan mereka yang minum air putih dalam jumlah yang sama.

Penelitian lain juga menunjukkan orang yang aktif secara fisik tidak mengalami kehilangan cairan lebih banyak hanya karena mengonsumsi kopi secara wajar.

3. Kopi tanpa kafein tidak memiliki manfaat

Coffee cup and beans on wooden table. Top view.Kopi decaf Top view. Foto: iStock

Sebagian orang menganggap kopi tanpa kafein atau decaf tidak berguna karena tidak memberikan efek menyegarkan. Faktanya, kopi decaf masih mengandung berbagai senyawa bermanfaat, seperti polifenol, asam klorogenat, antioksidan, kalium, dan magnesium.

Kandungan polifenol diketahui memiliki sifat anti peradangan dan antioksidan yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh.

Beberapa penelitian juga menunjukkan asupan polifenol dapat berperan dalam menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif, termasuk Alzheimer. Selain itu, konsumsi kopi tanpa kafein juga dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.

4. Kopi menyebabkan gangguan pencernaan

Ilustrasi sakit perutIlustrasi sakit perut Foto: Getty Images/Poravute

Kopi sering dituduh sebagai penyebab gangguan lambung atau sistem pencernaan. Namun, penelitian menunjukkan konsumsi kopi dalam jumlah sedang justru dapat merangsang berbagai proses pencernaan.

Kopi membantu merangsang produksi asam lambung, empedu, enzim pankreas, serta hormon pencernaan yang berperan dalam memecah makanan, terutama lemak.

Selain itu, kandungan polifenol dan serat pada kopi diduga mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus sehingga berkontribusi terhadap kesehatan mikrobiota usus. Meski demikian, respons tubuh setiap orang terhadap kopi tetap dapat berbeda.

5. Kopi ampuh membakar lemak

Racikan kopi campur lemonKopi bisa bakar lemak. Foto: Getty Images/iStockphoto/

Banyak orang minum kopi dengan harapan lemak tubuh akan terbakar lebih cepat. Faktanya, kopi bukanlah minuman pembakar lemak.

Secangkir kopi hitam memang rendah kalori sehingga dapat menjadi pilihan minuman saat diet. Kafein juga diduga berperan dalam meningkatkan metabolisme tubuh dalam tingkat yang terbatas.

Hasil meta-analisis menunjukkan konsumsi kafein berkaitan dengan penurunan berat badan, indeks massa tubuh, dan lemak tubuh.

Namun, para peneliti menjelaskan bahwa masih diperlukan penelitian lebih lanjut karena hasil tersebut juga dipengaruhi faktor lain, seperti pola makan, genetika, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan penggunaan obat-obatan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Saat Kopi Jadi Tren, Masih Adakah Masa Depan Teh Jawa Barat?"
[Gambas:Video 20detik] (sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads