Catat! 4 Sayuran yang Bantu Tekanan Darah Lebih Baik Menurut Dokter Jantung

Catat! 4 Sayuran yang Bantu Tekanan Darah Lebih Baik Menurut Dokter Jantung

Atiqa Rana - detikFood
Jumat, 10 Jul 2026 05:00 WIB
ukur tekanan darah
Foto: Thinkstock
Jakarta -

Salah satu cara mengontrol tekanan darah yaitu mengonsumsi makanan sehat. Kardiolog pun membeberkan rekomendasi sayuran yang biasa mereka konsumsi untuk membantu tekanan darah lebih baik.

Tekanan darah merupakan tolok ukur penting untuk kesehatan kardiovaskular. Menjaga tekanan darah merupakan hal penting untuk memastikan sirkulasi darah dan oksigen berjalan lancar ke seluruh tubuh, sekaligus mendeteksi risiko masalah jantung dan pembuluh darah lebih awal.

Kunci utama menjaga tekanan darah stabil yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat. Penting juga untuk mengatur pola makan, seperti mengonsumsi makanan rendah garam hingga meningkatkan asupan sayuran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asupan sayuran penting karena di dalamnya terkandung kalium, nitrat alami, dan serat yang secara langsung membantu melancarkan peredaran darah.

Mengonsumsi lebih banyak sayuran adalah salah satu cara paling sederhana menjaga tekanan darah tetap sehat. Kardiolog atau dokter spesialis jantung dan pembuluh darah merekomendasikan sejumlah sayuran enak dan sederhana yang bisa dinikmati sehari-hari untuk menjaga tekanan darah tetap terkontrol.

ADVERTISEMENT

Dilansir dari verywellhealth.com (6/7), berikut daftar sayuran yang direkomendasikan.

1. Bit

buah bitBuah bit mengandung oksidasi nitrat untuk membantu pembuluh darah lebih rileks. Foto: iStock

Bit tergolong sebagai jenis umbi-umbian yang populer dalam pola makan sehat. Meski sering disebut buah, bit sebenarnya adalah sayuran akar yang masih berkerabat dengan lobak.

Bit disebut-sebut dapat menurunkan tekanan darah karena kaya akan nitrat makanan yang diubah tubuh menjadi oksida nitrat, molekul pemberi sinyal pada pembuluh darah untuk supaya rileks dan melebar. Hasilnya, tekanan darah menurun.

Bit juga kaya akan serat untuk pencernaan dan mineral penting seperti kalium. Kandungan antioksidan, seperti betalain di dalamnya juga bersifat sebagai anti-inflamasi, sehingga membantu mencegah kerusakan pembuluh darah.

Bit bisa dikonsumsi begitu saja atau diolah menjadi jus. Namun, ahli Jeffrey Lander, MD, mengungkap jika dia biasanya mengonsumsi bit dengan taburan keju kambing yang aroma dan rasanya tajam serta minyak zaitun. Jika tidak punya keju kambing, bisa diubah ke keju feta atau ditambah dengan cincangan kacang walnut supaya ada tambahan tekstur renyah.

2. Brokoli

Cuci brokoliBrokoli juga direkomendasikan dan menjadi sayuran favorit ahli untuk bantu kontrol tekanan darah. Foto: Getty Images/SARINYAPINNGAM

Ahli jantung Tahmid Rahman, MD mengungkap sayuran yang biasa ia konsumsi adalah brokoli. Bahkan, ia memakannya setiap hari.

Ia menjelaskan brokoli kaya akan kalium, magnesium, dan kalsium yang membantu mengatur tekanan darah. Brokoli juga merupakan sumber nitrat baik yang mendukung fungsi pembuluh darah sehat.

Selain manfaatnya untuk tekanan darah, brokoli juga dikenal kaya akan serat, vitamin C, dan antioksidan untuk mendukung kesehatan kekebalan tubuh dan membantu mengurangi peradangan.

Ahli Tahmid biasanya mengonsumsi brokoli dengan cara dipanggang dan dimakan bersama salmon atau dada ayam panggang. Untuk variasi lebih nikmat, brokoli bisa dipanggang bersama tambahan sedikit minyak zaitun, perasan lemon, atau sedikit taburan bawang putih dan serpihan cabai merah.

"Ini menambah kecerahan dan sedikit kehangatan tanpa tambahan banyak natrium (garam)," ujar ahli Tahmid.

3. Wortel

Ilustrasi jus wortelKonsumsi wortel juga disarankan untuk menjaga tekanan darah lebih sehat. Foto: dok. Shutterstock

Christopher Lee, MD, asisten professor kedokteran di Divisi Kardiologi Universitas California merekomendasikan wortel. Menurutnya, sayuran ini kaya akan karotenoid dan kalium yang keduanya dikaitkan dengan tekanan darah lebih sehat.

Kandungan kalium dalam wortel juga membantu ginjal mengeluarkan natrium. Karitenoid di dalamnya dapat mengurangi stress oksidatif dan meningkatkan oksida nitrat, molekul pembantu agar pembuluh darah lebih rileks.

Wortel kaya akan senyawa fitokimia dan antikosidan beta-karoten yang berperan penting mencegah kerusakan pembuluh darah dan menjaga elastisitasnya. Wortel juga merupakan sumber serat baik yang mendukung kesehatan jantung.

Sayuran ini juga cocok dipadukan dengan hampir semua hidangan. Bisa diolah dalam bentuk mentah, dikukus, sampai dipanggang.

4. Arugula

Daun arugula merupakan sayuran hijau berasal dari wilayah Mediterania. Sering juga dikenal dengan nama rocket, rucola, roquete, selada Italia, atau di beberapa daerah Indonesia dikenal dengan sawi gunung.

Sayuran ini dikenal punya cita rasa khas yang tajam, pedas, dan sedikit pahit getir. Sedangkan yang muda, rasanya cenderung lebih lembut.

Arugula telah populer semenjak zaman Romawi kuno. Ahli Cahtherine Winberg, MD, seorang ahli jantung Rumah Sakit Lenox Hill Northwell mengaku rutin mengonsumsi arugula.

Sayuran berdaun hijau itu merupakan sumber nitrat yang baik dan senyawa di dalamnya terbukti bisa menurunkan tekanan darah.

Arugula segar mudah dinikmati dan bisa ditambah dengan beberapa bahan supaya lezat. Misalnya, minyak zaitun, air perasan lemon, dan irisan tipis keju parmesan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Kuah Unik Soto Arab Betawi dan Pelepas Dahaga Glek & Go"
[Gambas:Video 20detik] (aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads