Bukan Cuma Permen, 5 Makanan Ini Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Gigi

Bukan Cuma Permen, 5 Makanan Ini Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Gigi

Sonia Basoni - detikFood
Sabtu, 04 Jul 2026 06:00 WIB
3D illustration of Mandible - Part of Human Skeleton.
Foto: Thinkstock
Jakarta -

Gula sering disebut sebagai penyebab utama gigi berlubang, padahal ada makanan lain yang juga dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi jika dikonsumsi terlalu sering. Ini daftarnya.

Dilansir dari Real Simple (03/07/2026), dokter gigi Dr. Sandip Sachar mengungkap pola makan memiliki peran besar terhadap kesehatan mulut, mulai dari risiko gigi berlubang, kerusakan enamel, hingga keseimbangan bakteri di rongga mulut.

Beberapa makanan yang dianggap sehat ternyata bisa meninggalkan sisa pada gigi atau memiliki tingkat keasaman tinggi yang berpotensi mengikis enamel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, penting untuk mengetahui jenis makanan yang perlu dikonsumsi dengan bijak agar kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga. Berikut lima makanan yang beresiko merusak gigi jika dikonsumsi berlebihan.

ADVERTISEMENT

1. Buah Kering

juicy Dried date fruits or kurma, ramadan meal with mint leaf, flat layBuah kering.Foto: iStock

Buah kering atau dried fruits, seperti mangga kering, kurma, atau kismis, kerap dipilih sebagai camilan sehat. Namun, menurut dokter gigi Dr. Sandip Sachar, buah kering mengandung gula yang lebih terkonsentrasi dibandingkan buah segar.

Selain itu, teksturnya yang lengket membuat sisa makanan mudah menempel di permukaan gigi dalam waktu lama. Kondisi ini menjadi sumber makanan bagi bakteri penyebab gigi berlubang yang menghasilkan asam perusak enamel.

Agar lebih aman, buah kering sebaiknya dikonsumsi bersamaan dengan waktu makan. Pasalnya, produksi air liur yang meningkat saat makan dapat membantu membersihkan sisa gula dan mengurangi risiko kerusakan gigi.

2. Biskuit Asin dan Keripik

Ilustrasi keripik tempeIlustrasi keripik tempe Foto: Getty Images/Edy Gunawan

Biskuit asin maupun keripik sering dianggap lebih aman dibandingkan permen atau cokelat. Padahal, camilan ini juga dapat memicu gigi berlubang.

Kandungan pati di dalamnya akan dipecah menjadi gula sederhana saat dikunyah. Teksturnya yang berubah menjadi lembek dan lengket membuat sisa makanan mudah terselip di sela-sela gigi.

Menurut Dr. Sachar, kondisi tersebut membuat biskuit asin dan keripik berpotensi menyebabkan gigi berlubang sama besarnya dengan makanan manis. Karena itu, jangan lupa berkumur atau menyikat gigi setelah mengonsumsi camilan jenis ini, terutama jika dimakan sebagai camilan.

3. Buah Sitrus

Jeruk, lemon, grapefruit, dan buah sitrus lainnya kaya vitamin C yang baik untuk tubuh. Namun, jika dikonsumsi terlalu sering, kandungan asamnya dapat mengikis enamel atau lapisan pelindung gigi.

Dr. Sandip Sachar menjelaskan bahwa risiko tersebut semakin besar jika buah sitrus sering diisap atau dikonsumsi berulang tanpa membilas mulut dengan air putih. Setelah makan buah yang asam, sebaiknya tunggu sekitar 30 menit sebelum menyikat gigi.

Hal ini bertujuan memberi waktu enamel yang melunak akibat paparan asam untuk kembali stabil sehingga tidak semakin mudah terkikis saat disikat.

4. Yogurt Berperisa

Woman eating tasty granola with berries, yogurt and seeds, closeupWoman eating tasty granola with berries, yogurt and seeds, closeup Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska

Yogurt dikenal sebagai sumber probiotik dan kalsium yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, tidak semua produk yogurt memberikan manfaat yang sama bagi gigi.

Dr. Sachar mengingatkan bahwa banyak yogurt berperisa atau mengandung rasa, biasanya mengandung gula tinggi.

Kandungan gula tersebut dapat mengurangi manfaat kalsium bagi kesehatan gigi jika dikonsumsi terlalu sering. Oleh karena itu, biasakan membaca informasi nilai gizi pada kemasan sebelum membeli.

Pilih yogurt dengan kandungan gula tambahan yang lebih rendah atau yogurt tawar yang dapat dipadukan dengan potongan buah segar sebagai alternatif camilan sehat.

5. Granola dan Energy Bar

Fruit and Nut BarFruit and Nut Bar Foto: iStock

Granola bar maupun energy bar sering dipasarkan sebagai camilan sehat dan praktis. Namun, beberapa produk mengandung madu, buah kering, atau pemanis tambahan yang membuat kadar gulanya cukup tinggi.

Teksturnya juga cenderung lengket sehingga mudah menempel pada permukaan gigi. Menurut Dr. Sachar, kombinasi tekstur lengket dan kandungan gula tersebut dapat meningkatkan risiko kerusakan enamel jika dikonsumsi terlalu sering.

Pilih produk dengan kandungan gula yang lebih rendah dan hindari granola bar yang dipenuhi topping manis. Apa pun jenis makanannya, kunci menjaga kesehatan gigi tetap sama, yaitu mengonsumsi makanan secukupnya serta menjaga kebersihan mulut setelah makan.

Halaman 3 dari 2


Simak Video "Kuah Unik Soto Arab Betawi dan Pelepas Dahaga Glek & Go"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads