Rambut rontok kerap dikaitkan dengan perubahan musim atau cuaca. Namun, para ahli menilai penyebabnya sering kali lebih kompleks dan berkaitan dengan pola makan sehari-hari.
Ahli gizi Abhishree Goyal dan Dr. Kiran Sethi menjelaskan bahwa kekurangan zat besi, protein, vitamin D, vitamin B12, zinc, dan asam lemak omega-3 dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut.
"Rambut rontok musiman (seasonal) hampir selalu berkaitan dengan kekurangan nutrisi tertentu, bukan hanya faktor iklim," ujarnya. Selain perawatan dari luar, memilih makanan bergizi juga dapat membantu menjaga kesehatan rambut dari dalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari VOGUE (24/06/2026), berikut makanan dan kebiasaan yang disarankan para ahli untuk mencegah rambut rontok:
1. Bayam
Bayam. Foto: Getty Images/iStockphoto/4kodiak |
Bayam menjadi salah satu sayuran yang direkomendasikan untuk membantu mengurangi rambut rontok.
"Bayam mengandung zat besi, folat, dan vitamin A yang penting untuk memasok oksigen ke kulit kepala." ungkap Goyal.
Kandungan zat besinya membantu sel darah merah membawa oksigen menuju akar rambut, sedangkan folat dan magnesium mendukung pembentukan sel baru.
Selain itu, vitamin A dan C di dalam bayam membantu tubuh memproduksi keratin, yaitu protein utama penyusun rambut. Dr. Kiran Sethi juga menyebut kekurangan zat besi dan asam folat sebagai penyebab umum kerontokan, terutama pada perempuan.
2. Biji Chia
chia seeds. Foto: iStock |
Biji chia atau chia seeds mengandung beragam nutrisi penting untuk kesehatan rambut. Goyal mengatakan bahwa biji chia merupakan sumber omega-3 yang baik untuk membantu mengurangi peradangan dan menjaga kelembapan kulit kepala.
Selain itu, makanan ini juga mengandung protein nabati, zinc, serta antioksidan yang mendukung pertumbuhan rambut. Protein dan asam amino di dalamnya menjadi bahan baku pembentukan keratin sehingga rambut lebih kuat dan tidak mudah patah.
Antioksidan pada biji chia juga membantu melindungi folikel rambut dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memicu kerontokan dini.
3. Kacang Walnut
Walnuts. Foto: iStock |
Kacang walnut dikenal kaya akan lemak sehat dan mineral penting. Menurut Goyal, kandungan omega-3 di dalamnya membantu menjaga kesehatan folikel rambut sekaligus mengurangi peradangan pada kulit kepala.
Walnut juga mengandung vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi struktur rambut dari kerusakan lingkungan. Selain itu, protein dan berbagai mineral di dalam kacang ini dapat membantu memperkuat batang rambut dan mengurangi risiko penipisan.
Menambahkan walnut sebagai camilan atau pelengkap menu harian menjadi salah satu cara sederhana untuk mendukung pertumbuhan rambut yang sehat.
4. Cottage Cheese
cottage cheese Foto: Istock |
Bagi yang mencari sumber protein selain daging, cottage cheese bisa menjadi pilihan. "Cottage cheese menyediakan protein berkualitas tinggi dan kalsium yang penting untuk struktur rambut," kata Goyal.
Protein kasein dan whey di dalamnya membantu pembentukan keratin sehingga rambut tumbuh lebih kuat. Makanan ini juga mengandung vitamin B, termasuk vitamin B12 dan riboflavin, yang berperan menjaga kesehatan folikel rambut.
Selain itu, kandungan kalsiumnya mendukung fungsi akar rambut dan membantu mengurangi risiko batang rambut mudah patah akibat kekurangan nutrisi.
5. Salmon
Salmon. Foto: iStock |
Salmon menjadi salah satu makanan laut yang sering direkomendasikan untuk menjaga kesehatan rambut. Menurut Goyal, ikan ini mengandung omega-3, vitamin D, dan protein yang dapat membantu meningkatkan kepadatan rambut sekaligus mengurangi kekeringan pada kulit kepala.
Dr. Sethi menambahkan bahwa salmon merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang menyediakan bahan baku pembentukan keratin.
Asam lemak omega-3 di dalamnya juga membantu menjaga kondisi kulit kepala tetap sehat dan mengurangi peradangan, sehingga lingkungan di sekitar folikel rambut menjadi lebih mendukung pertumbuhan rambut baru.
6. Kebiasaan Makan Juga Berpengaruh
Pola makan sehat. Foto: iStock |
Pola makan sehat saja belum tentu cukup jika tidak dibarengi kebiasaan yang baik. Goyal mengingatkan bahwa asupan protein yang tidak konsisten, diet ekstrem, puasa berkepanjangan, hingga penurunan berat badan secara drastis dapat memicu rambut memasuki fase rontok lebih cepat.
Ia juga menjelaskan bahwa gangguan pencernaan dapat menghambat penyerapan zat besi, zinc, dan vitamin B yang dibutuhkan tubuh.
Sementara itu, Dr. Kiran Sethi menyebut olahraga berlebihan juga dapat memicu kerontokan mendadak. Karena itu, menjaga pola hidup seimbang menjadi langkah penting untuk mendukung kesehatan rambut secara menyeluruh.







KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN