Es krim, gelato, dan frozen yogurt populer sebagai pilihan dessert dingin. Namun belum banyak orang tahu perbedaan di antara ketiganya.
Saat memilih dessert dingin, banyak orang mungkin hanya mengenalnya sebagai es krim. Padahal makanan penutup yang beku memiliki banyak jenis dengan karakteristik berbeda.
Mulai dari tekstur, bahan dasar, hingga cara pembuatannya. Es krim, gelato, sorbet, sherbet, hingga frozen yogurt yang terlihat mirip, ternyata memiliki ciri khas yang membuat rasanya berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Real Simple, (21/2/2026), perbedaan tersebut tidak hanya soal nama. Komposisi bahan seperti jumlah lemak susu, kandungan udara, hingga proses pengadukan saat pembekuan dapat menentukan apakah sebuah dessert terasa ringan, lembut, creamy, atau lebih segar.
Berikut ini perbedaan es krim hingga frozen yogurt:
Es krim memiliki karakter yang lembut sebab penggunaan lemak yang tinggi dalam pembuatannya. Foto: Visual/PergiKuliner |
1. Es Krim
Es krim menjadi salah satu dessert beku paling populer di dunia. Makanan ini biasanya dibuat dari campuran susu, krim, gula, dan terkadang kuning telur yang menghasilkan tekstur kaya serta lembut.
Salah satu ciri utama es krim adalah kandungan lemak susu yang lebih tinggi dibanding beberapa dessert beku lainnya. Menurut standar umum, es krim memiliki setidaknya sekitar 10 persen milk fat.
Dalam proses pembuatannya, adonan ice cream dikocok saat dibekukan. Kandungan krim dan udara di dalamnya, es krim biasanya terasa lebih lembut.
2. Gelato
Gelato sering dianggap sama dengan es krim karena keduanya sama-sama merupakan dessert beku berbahan susu. Dessert khas Italia ini biasanya menggunakan lebih banyak susu dibanding krim.
Gelato punya kandungan lemak yang lebih rendah daripada es krim. Perbedaan lainnya terletak pada proses pengadukan.
Gelato dibuat dengan kecepatan lebih lambat sehingga udara yang masuk lebih sedikit. Hasilnya adalah tekstur yang lebih padat, lembut, dan terasa lebih intens ketika dimakan.
3. Sorbet
Berbeda dari ice cream dan gelato, sorbet tidak menggunakan bahan dasar susu atau krim. Dessert ini dibuat dari kombinasi buah, gula, dan air sehingga menghasilkan rasa yang lebih ringan dan menyegarkan.
Sorbet sering menjadi pilihan bagi orang yang menghindari produk berbasis dairy. Tekstur sorbet biasanya lebih terasa seperti es lembut dengan rasa buah yang kuat.
Varian rasa populer biasanya menggunakan buah dengan cita rasa segar seperti lemon, mangga, stroberi, atau raspberry. Selain sebagai dessert, sorbet juga sering digunakan sebagai pencuci mulut pada jeda antar makanan.
Selain es krim dan sorbet, ada juga sherbet yang memadukan sorbet dengan tambahan lemak dalam komposisinya. Foto: detikcom |
4. Sherbet
Sherbet sering tertukar dengan sorbet karena namanya hampir sama. Namun, keduanya memiliki perbedaan utama pada kandungan susu.
Sorbet sama sekali tidak menggunakan dairy, sementara sherbet biasanya mengandung sedikit susu atau krim sehingga teksturnya lebih creamy dibanding sorbet. Tetapi tetap terasa lebih ringan daripada ice cream.
Sebab memiliki sedikit kandungan susu, sherbet memberikan keseimbangan antara rasa buah yang segar dan tekstur lembut. Dessert ini cocok bagi yang ingin menikmati sesuatu yang tidak terlalu berat tetapi tetap memiliki sensasi creamy.
5. Frozen Yogurt
Selain es krim, gelato, dan sorbet, ada pula frozen yogurt yang menggunakan yogurt sebagai bahan utama. Dessert ini memiliki rasa khas yang sedikit asam karena adanya kultur yogurt.
Teksturnya menyerupai es krim tetapi tetap memiliki karakter berbeda. Frozen yogurt memiliki tekstur yang lebih ringan dan sedikit lebih tajam rasanya.
Secara umum, es krim memiliki kandungan lemak lebih tinggi karena menggunakan lebih banyak krim. Rasa asam yang ringan membuatnya lebih enak dipadukan dengan topping buah segar, granola, atau madu.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN