Stres seolah tak terhindarkan dari kehidupan sehari-hari. Kondisi ini rupanya dapat dipengaruhi oleh pola makan yang tidak sehat. Begini penjelasan ahli gizi.
Kondisi stres normal dirasakan manusia, tapi jika sudah dalam tahap kronis bisa memengaruhi kesehatan dan daya tahan tubuh. Timbulnya stres ini bisa dipicu dari berbagai hal dan ini meningkatkan kadar kortisol.
Dilansir dari Food NDTV (17/6/2026), Rujuta Diwekar, seorang ahli gizi mengatakan pola makan yang buruk juga dapat memperburuk stres. Ada 3 pola makan yang sebaiknya dihindari agar tidak menyebabkan stres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 3 pola makan yang bisa menyebabkan stres:
1. Diet Rendah Karbohidrat
ilustrasi karbohidrat Foto: Getty Images/iStockphoto/Amarita |
Banyak orang melakukan diet rendah karbohidrat agar penurunan berat badan berlangsung cepat. Namun, cara ini justru dapat menyebabkan stres melonjak.
Rujita Diwekar mengatakan, "Ketika kita berhenti mengonsumsi nutrisi seimbang, ada neurotransmitter yang disebut GABA, yang menekan stres. Kadar neurotransmitter ini juga mulai menurun."
Jadi, sebaiknya kontrol asupan makanan yang mengandung manis berlebih alih-alih mengurangi nasi atau makanan karbohidrat lainnya.
2. Tidak Sarapan
Sarapan disebut sangat baik untuk asupan nutrisi harian karena juga bisa menunjang kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, sebaiknya jangan melupakan sarapan.
Mereka yang melewatkan sarapan justru bisa mengalami peningkatan kadar kortisol secara alami. Diwekar juga menjelaskan kalau melewatkan sarapan dapat mengganggu ritme asupan nutrisi dan membuat stres lebih meningkat.
3. Tidak Konsumsi Buah
Pisang Foto: Getty Images |
Buah-buahan banyak dihindari karena kandungan gulanya, padahal termasuk makanan sehat dengan asupan beragam nutrisi. Contohnya terlihat pada orang-orang yang menghindari konsumsi pisang dan mangga.
Diwekar menyebutkan kalau dua jenis buah itu sebenarnya menyediakan prebiotik yang mendukung kesehatan usus dan pencernaan. Kandungan tersebut justru baik untuk memperbaiki kondisi stres.
Buah-buahan juga diketahui mengandung zat antioksidan dan polifenol. Kandungan itu baik untuk menjaga imunitas tubuh, juga meningkatkan kesehatan kulit dan rambut.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN