Tren unik kembali viral di TikTok. Kali ini, pengguna membekukan telur utuh bersama cangkangnya, sebelum digoreng jadi 'mini egg'. Meski terlihat menarik, ternyata tren ini berisiko untuk kesehatan.
Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), membekukan telur dalam cangkang tidak disarankan karena berisiko untuk kesehatan.
Saat cairan di dalam telur membeku, volumenya akan mengembang dan dapat menyebabkan cangkang retak. Retakan inilah yang menjadi masalah utama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir dari US Magazine (24/4), kerusakan pada cangkang dapat menghilangkan lapisan pelindung alami telur. Akibatnya, bakteri bisa masuk ke dalam telur tanpa terdeteksi. Selain itu, proses pembekuan tidak membunuh bakteri yang mungkin sudah ada sejak awal.
Cangkang yang retak saat telur dibekukan bisa jadi 'pintu masuk' kontaminasi bakteri. Foto: TikTok instafoodnz |
Jika telur telah terkontaminasi sebelumnya, bakteri tersebut tetap dapat bertahan di dalam freezer. Ketika telur beku kemudian dicairkan, dipotong, dan dimasak, risiko penyakit bawaan makanan tetap ada. Salah satu bakteri yang dikhawatirkan adalah Salmonella.
Bakteri ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan demam. Gejalanya bisa ringan pada sebagian orang, tetapi juga berpotensi serius, terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan sistem imun lemah.
Dalam beberapa video viral, tanda risiko ini sebenarnya terlihat. Ada telur yang sudah retak saat dikeluarkan dari freezer sebelum dipotong dan dimasak.
Kemudian telur tersebut diiris tipis-tipis dan dimasak dengan sedikit minyak di wajan. Saat sudah matang dan mengeras, 'mini egg' biasanya disajikan sebagai topping roti panggang.
Kreasi Mini Egg dari telur beku ini viral di TikTok. Foto: TikTok instafoodnz |
Menyoal penyimpanan telur, sebenarnya telur bisa dibekukan dengan cara yang aman. Caranya dengan memecahkan telur terlebih dahulu, lalu simpan isinya dalam wadah khusus freezer.
Telur bisa dibekukan dalam bentuk utuh (sudah dikocok) atau dipisahkan antara putih dan kuningnya. Telur beku sebaiknya digunakan dalam waktu satu tahun.
Saat akan dimasak, pencairan dilakukan di dalam kulkas semalaman dan langsung dimasak setelahnya. Dari sisi pengolahan, telur juga perlu dimasak hingga bagian putih dan kuningnya matang sempurna.
Hindari masak telur setengah matang karena masih memiliki risiko lebih tinggi terhadap kontaminasi bakteri, terutama bagi kelompok rentan.
(adr/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN