Jangan Asal Ikut Tren! Telur Beku Viral Bisa Picu Kontaminasi Bakteri

Jangan Asal Ikut Tren! Telur Beku Viral Bisa Picu Kontaminasi Bakteri

Dita Aliccia Armadani - detikFood
Selasa, 09 Jun 2026 06:00 WIB
Tren telur beku
Foto: TikTok instafoodnz
Jakarta -

Tren unik kembali viral di TikTok. Kali ini, pengguna membekukan telur utuh bersama cangkangnya, sebelum digoreng jadi 'mini egg'. Meski terlihat menarik, ternyata tren ini berisiko untuk kesehatan.

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), membekukan telur dalam cangkang tidak disarankan karena berisiko untuk kesehatan.

Saat cairan di dalam telur membeku, volumenya akan mengembang dan dapat menyebabkan cangkang retak. Retakan inilah yang menjadi masalah utama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir dari US Magazine (24/4), kerusakan pada cangkang dapat menghilangkan lapisan pelindung alami telur. Akibatnya, bakteri bisa masuk ke dalam telur tanpa terdeteksi. Selain itu, proses pembekuan tidak membunuh bakteri yang mungkin sudah ada sejak awal.

Tren telur bekuCangkang yang retak saat telur dibekukan bisa jadi 'pintu masuk' kontaminasi bakteri. Foto: TikTok instafoodnz

Jika telur telah terkontaminasi sebelumnya, bakteri tersebut tetap dapat bertahan di dalam freezer. Ketika telur beku kemudian dicairkan, dipotong, dan dimasak, risiko penyakit bawaan makanan tetap ada. Salah satu bakteri yang dikhawatirkan adalah Salmonella.

ADVERTISEMENT

Bakteri ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan demam. Gejalanya bisa ringan pada sebagian orang, tetapi juga berpotensi serius, terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan sistem imun lemah.

Dalam beberapa video viral, tanda risiko ini sebenarnya terlihat. Ada telur yang sudah retak saat dikeluarkan dari freezer sebelum dipotong dan dimasak.

Kemudian telur tersebut diiris tipis-tipis dan dimasak dengan sedikit minyak di wajan. Saat sudah matang dan mengeras, 'mini egg' biasanya disajikan sebagai topping roti panggang.

Tren telur bekuKreasi Mini Egg dari telur beku ini viral di TikTok. Foto: TikTok instafoodnz

Menyoal penyimpanan telur, sebenarnya telur bisa dibekukan dengan cara yang aman. Caranya dengan memecahkan telur terlebih dahulu, lalu simpan isinya dalam wadah khusus freezer.

Telur bisa dibekukan dalam bentuk utuh (sudah dikocok) atau dipisahkan antara putih dan kuningnya. Telur beku sebaiknya digunakan dalam waktu satu tahun.

Saat akan dimasak, pencairan dilakukan di dalam kulkas semalaman dan langsung dimasak setelahnya. Dari sisi pengolahan, telur juga perlu dimasak hingga bagian putih dan kuningnya matang sempurna.

Hindari masak telur setengah matang karena masih memiliki risiko lebih tinggi terhadap kontaminasi bakteri, terutama bagi kelompok rentan.

(adr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads