5 Makanan Kaya Nutrisi yang Bantu Jaga Fungsi Tiroid

5 Makanan Kaya Nutrisi yang Bantu Jaga Fungsi Tiroid

Riska Fitria - detikFood
Rabu, 03 Jun 2026 05:00 WIB
Cuci brokoli
Foto: Getty Images/SARINYAPINNGAM
Jakarta -

Pola makan dapat memengaruhi kesehatan tiroid. Kenali 5 makanan kaya nutrisi yang membantu menjaga fungsi kelenjar tiroid tetap optimal.

Kelenjar tiroid memiliki peran penting dalam mengatur metabolisme tubuh. Organ ini membutuhkan berbagai nutrisi agar dapat bekerja secara optimal.

Asupan makanan sehari-hari ternyata dapat memengaruhi kesehatan tiroid. Beberapa nutrisi bahkan berperan langsung dalam pembentukan hormon tiroid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mulai dari yodium hingga selenium, ada sejumlah zat gizi yang penting dipenuhi. Nutrisi tersebut bisa diperoleh dari berbagai makanan yang mudah ditemukan.

Dikutip dari Health.com (14/3) berikut 5 makanan untuk mendukung kesehatan tiroid:

1. Makanan Mengandung Yodium

ikan codikan cod kaya akan yodium. Foto: iStock

Ikan menjadi salah satu sumber yodium terbaik yang dibutuhkan tubuh. Mineral ini berperan penting dalam menjaga fungsi kelenjar tiroid tetap optimal.

ADVERTISEMENT

Dalam 100 gram ikan kod terdapat sekitar 172 mikrogram yodium. Jumlah tersebut bahkan melebihi kebutuhan harian orang dewasa yang sekitar 150 mikrogram.

Menurut ahli, kekurangan asupan yodium dapat memengaruhi kesehatan tiroid. Kerang-kerangan juga mengandung asam lemak omega-3 yang dapat membantu mengurangi peradangan dan mendukung fungsi tiroid.

2. Makanan Kaya Selenium

Selenium merupakan mineral penting yang membantu mengatur produksi hormon tiroid. Nutrisi ini juga dapat membantu mencegah kerusakan jangka panjang pada tiroid.

Sumber selenium yang lebih mudah ditemukan di Indonesia antara lain tuna, sarden, dan udang. Dalam 100 gram tuna matang terkandung sekitar 108 mikrogram selenium.

Selain seafood, selenium juga terdapat pada telur dan daging ayam. Namun, konsumsinya tetap perlu seimbang karena kelebihan selenium dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan.

3. Makanan Tinggi Seng

biji labu kuningIlustrasi biji labu. Foto: iStock

Seng atau zinc merupakan mineral yang berperan penting dalam menjaga fungsi kelenjar tiroid. Kekurangan asupan zinc dapat meningkatkan risiko hipotiroidisme.

Zinc umumnya mudah diperoleh dari pola makan sehari-hari. Namun, risiko kekurangan bisa meningkat pada orang dengan gangguan penyerapan nutrisi.

Sumber zinc yang mudah ditemukan antara lain daging sapi, biji labu, dan tiram. Dalam 100 gram daging sapi panggang terkandung sekitar 4,5 mg zinc, yang membantu memenuhi kebutuhan harian tubuh.

4. Makanan dengan Antioksidan

Buah berry termasuk makanan yang baik untuk menjaga kesehatan tiroid. Kandungan antioksidannya membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Berbagai jenis berry, seperti blueberry, strawberry, dan raspberry, kaya akan senyawa antioksidan. Nutrisi ini juga dapat membantu mendukung fungsi tiroid tetap optimal.

Dalam 100 gram blueberry terdapat sekitar 9,7 mg vitamin C dan 2,4 gram serat. Buah ini juga rendah gula alami sehingga cocok dijadikan camilan sehat.

5. Sayuran Tinggi Vitamin C

Makanan Tinggi Serat yang Baik untuk Kesehatan, Bikin Pencernaan Lancar!Brokoli Ilustrasi. Foto: Louis Hansel/Unsplash

Sayuran cruciferous seperti brokoli, pakcoy, dan sawi putih baik untuk kesehatan tiroid. Sayuran ini juga kaya vitamin, mineral, dan serat.

Meski sehat, konsumsinya sebaiknya tidak berlebihan dalam kondisi mentah. Senyawa glukosinolat di dalamnya dapat memengaruhi produksi hormon tiroid jika dikonsumsi sangat banyak.

Dalam 100 gram brokoli terdapat sekitar 89 mg vitamin C dan 2,6 gram serat. Memasak sayuran cruciferous sebelum dimakan juga dapat membantu mengurangi efek glukosinolat.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Melawan Dampak Buruk Polusi Udara dengan Teh Hijau"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads