Kopi Kolagen Favorit Jennifer Aniston, Apa Benar Lebih Sehat?

Ngopi Yuk!

Kopi Kolagen Favorit Jennifer Aniston, Apa Benar Lebih Sehat?

Atiqa Rana - detikFood
Senin, 25 Mei 2026 07:00 WIB
kopi kolagen
Foto: Getty Images/Beo88
Jakarta -

Artis Hollywood Jennifer Aniston memulai hari dengan menyeruput kopi kolagen. Namun, apakah racikan tersebut menyehatkan tubuh?

Banyak artis memiliki kebiasaan memulai hari dengan minum kopi. Racikan kopi yang dinikmati juga beraneka ragam. Sebagian artis mungkin suka es kopi pahit, seperti Americano. Namun banyak juga yang lebih suka kopi dicampur dengan tambahan bahan lain.

Umumnya bahan yang ditambahkan ke dalam kopi adalah susu, krimer, atau rempah alami. Namun, tidak dengan artis Jennifer Aniston yang punya racikan berbeda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aktris kelahiran 1960 ini memang dikenal punya rutinitas kebugaran tersendiri. Bahkan banyak penggemar telah lema menjadikannya sebagai isnpirasi dalam hal kesehatan. Makanan yang ia nikmati sehari-hari suka dibagikan ke media sosial. Salah satunya yaitu rutinitas minum kopinya di pagi hari.

Pengusaha Amerika Serikat itu memulai paginya dengan minum secangkir kopi panas dicampur dengan bubuk kolagen.

ADVERTISEMENT

Suplemen kolagen khususnya dalam bentuk bubuk memang populer dalam beberapa tahun terakhir. Pasalnya supelemnini diklaim berpotensi membuat kulit awet muda, menguatkan tulang, dan meningkatkan kesehatan rambut dan kuku.

Kolagen merupakan protein unggulan yang bisa ditemukan di tulang jaringan dan tulang rawan. Namun, apakah mencampurkannya bersama kopi menyehatkan bagi tubuh?

Mencampurkan bubuk kolagen ke dalam kopi mungkin terlihat seperti cara mudah untuk meningkatkan asupan. Namun ini bukanlah pilihan efektif.

menambahkan bubuk kolagen pada kopiMenambahkan kolagen ke dalam kopi sebenanrnya tidak masalah. Namun, beberapa penelitian menunjukkan kalau kolagen akan rusak saat terpapar suhu tinggi. Foto: iStock

Dilansir dari eatingwell.com (18/5), beberapa penelitian yang disebutkan situ tersebut menunjukkan bahwa protein kolagen dapat mulai rusak ketika terpapar suhu tinggi dalam jangka waktu lama. Alhasil berpotensi mengurangi beberapa manfaat yang diharapkan.

Meskipun demikian, penelitian tentang seberapa besar dampak suhu panas terhadap suplemen kolagen masih terbatas, dan menambahkan kolagen ke kopi mungkin tidak akan membuatnya sepenuhnya tidak efektif.

Kemungkinan besar tidak ada salahnya memasukkannnya ke dalam rutinitas harian. Hanya perlu diketahui bahwa tidak semua bubuk kolagen diciptakan sama. Kalau tertarik, para ahli merekomendasikan untuk mencari produk berlabel 'peptida kolagen' atau 'kolagen terhidrolisis' yang merupakan bentuk lebih mudah diserap oleh tubuh.

Ahli dari eatingwell.com juga menyarankan bahwa kolagen lebih besar manfaatnya jika dicampur ke dalam makanan dan minuman, seperti smoothies.

Kalau tetap ingin menikmati kopi campur kolagen, perhatikan campuran tambahan lainnya. Sebab, manfaat kolagen akan sia-sia jika kopi dicampur dengan gula, sirup, atau krimer berlebihan. Hindari juga mencampur bubuk kolagen saat kopi baru mendidih.

Jika mengonsumsi suplemen kesehatan lainnya, beri jeda waktu sekitar 1 hingga 2 jam dari minum kopi agar penyerapan nutrisinya tidak terhambat.




(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads