Bakso Kenyal Belum Tentu Aman, Ini Cara Cek Ada Boraks atau Tidak

Bakso Kenyal Belum Tentu Aman, Ini Cara Cek Ada Boraks atau Tidak

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Senin, 11 Mei 2026 10:00 WIB
Ilustrasi bakso
Foto: Getty Images/Kadek Bonit Permadi
Jakarta -

Penggunaan boraks pada makanan dapat membahayakan kesehatan. Guna mencegah paparan konsumsinya, kamu bisa mengandalkan cara sederhana ini untuk mengecek kandungan boraks pada makanan.

Beberapa penjual makanan nakal nekat menggunakan boraks pada menu yang dijual. Boraks mampu membuat makanan tahan lama dan bertekstur kenyal.

Kepada detikFood (10/5), Harry Nazarudin selaku penulis kuliner di bidang kimia pangan, mengungkap apa itu boraks dan penyalahgunaannya dalam makanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Boraks sendiri merupakan bentuk terhidrasi (mengandung air) dari Natrium Borat, rumus kimianya (Na)2(H)20(B)4(O)17. Boraks bisa bereaksi dengan air dan kimia pada makanan, terutama yang mengandung pati atau kanji, sehingga makanan jadi lebih kenyal.

Boraks kerap digunakan pada bakso, mie, kerupuk, lontong, hingga siomay. Bahkan pada potongan daging yang ada di dalam sop atau soto.

ADVERTISEMENT

"Boraks biasanya dipakai pada semua makanan yang bertekstur kenyal setelah lama direbus dan mengandung kanji atau pati," tutur pria yang akrab disapa Kang Harnaz ini.

Sayangnya, makanan mengandung boraks sulit dideteksi karena bahan kimia ini tidak berbau dan tidak bercitarasa. Namun, kamu bisa mengenalinya dengan ciri berikut:

1. Tekstur makanan tetap kenyal sekali meskipun sudah direbus lama
2. Rasa makanan tidak seimbang dengan teksturnya. Jadi, makanan mungkin sudah terasa tidak enak atau beraroma aneh, tapi teksturnya masih kenyal seperti baru.

Uji sederhana kandungan boraks pada bakso dengan tusuk gigi dan kunyit.Uji sederhana kandungan boraks pada bakso dengan tusuk gigi dan kunyit. Foto: YouTube Kimiasutra

Selain itu, ada cara sederhana mengecek kandungan boraks, seperti pada bakso. Hanya mengandalkan kunyit dan tusuk gigi, kamu bisa mengetahui apakah bakso tersebut mengandung boraks atau tidak.

Dikutip dari unggahan YouTube Kimiasutra (18/11/2016) yang digagas Kang Harnaz dan Irvan Karta, caranya mudah. Siapkan tusuk gigi dan kunyit.

Pertama, tusukkan tusuk gigi ke kunyit sampai warna kuningnya menempel. Setelah itu tusukkan ke bakso. Diamkan beberapa saat sampai mengering.

Jika bakso itu mengandung boraks, warna kekuningan kunyit pada tusuk gigi akan berubah menjadi merah bata. Hal ini karena boraks merupakan senyawa yang bersifat basa lemah dengan kadar pH umumnya berkisar 9.

Kang Harnaz kemudian coba membuktikannya pada uji cotton bud, yang warnanya lebih terang dan jelas dari tusuk gigi, dengan larutan basa pH 9. Setelah kunyit diolesi cotton bud dan dicelupkan ke larutan basa pH 9, ternyata warna merah batanya lebih terang.

"Betul kunyit bisa sebagai pH indikator, hanya harus hati-hati belum tentu (menunjukkan adanya) boraks, tapi bisa segala sesuatu yang bersifat basa," tutupnya.

(adr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads