Salmon dikenal sebagai salah satu jenis ikan yang memiliki tekstur lembut dan rasanya enak. Tapi, penting untuk memperhatikan apakah salmon masih layak dikonsumsi atau tidak. Ini cara untuk mengetahuinya.
Terkenal sebagai ikan populer yang kaya akan manfaat kesehatan, kualitas ikan salmon dapat menurun dengan cepat jika tidak disimpan atau diolah dengan tepat.
Perubahan kecil pada bau, warna, hingga tekstur sering kali menjadi tanda awal bahwa ikan tersebut sudah tidak segar. Jika kondisi ini diabaikan, konsumsi salmon yang sudah rusak berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, penting bagi konsumen untuk memahami ciri-ciri salmon yang sudah tidak layak dikonsumsi. Dengan mengenali tanda-tandanya sejak awal, risiko mengonsumsi ikan yang tidak segar dapat dihindari dan keamanan pangan tetap terjaga.
Dilansir dari Everyday Health (15/04/2026), berikut enam tanda bahwa ikan salmon sudah tidak segar atau tidak layak dikonsumsi.
1. Bau amis menyengat
Daging salmon. Foto: iStock |
Ikan salmon yang segar umumnya hanya memiliki aroma amis yang samar, bukan bau amis yang kuat. Jika tercium bau menyengat, asam, tengik, atau bahkan seperti amonia, itu jadi tanda jelas ikan sudah tidak segar. Bau ini biasanya akan semakin kuat setelah dimasak. Hal tersebut menandakan bahwa salmon sudah tidak layak konsumsi.
2. Warna daging berubah
Salah satu tanda paling jelas bahwa ikan salmon sudah tidak layak dikonsumsi adalah perubahan warna. Daging salmon seharusnya tidak memiliki bercak gelap atau perubahan warna. Salmon segar umumnya berwarna merah muda cerah atau sedikit oranye.
"Jika tampilannya kusam, keabu-abuan, dan garis putihnya tidak terlihat jelas, kemungkinan besar salmon tersebut sudah tidak segar," ujar ahli gizi terdaftar Rachel Dyckman, RDN, CDN.
3. Mata ikan tampak keruh
Salmon. Foto: iStock |
Jika membeli salmon yang masih utuh, perhatikan bagian matanya. Ikan salmon yang masih segar memiliki mata yang jernih, cerah, dan sedikit menonjol.
Sebaliknya, mata salmon yang sudah keruh, gelap, atau tidak mengilap menandakan ikan sudah tidak segar. Hal ini menjadi indikator awal bahwa ikan salmon nyaris busuk.
4. Tekstur daging tidak lagi padat
Salmon segar memiliki tekstur daging yang kenyal dan kembali ke bentuk semula saat ditekan. Jika daging terasa lembek, mudah hancur, atau tidak elastis, kemungkinan besar sudah tidak layak konsumsi. Perubahan tekstur ini biasanya terjadi karena proses pembusukan.
5. Bau asam pada salmon matang
Salmon matang. Foto: iStock |
Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), ikan salmon matang yang disimpan di lemari es masih aman dikonsumsi hingga tiga atau empat hari. Namun, jika muncul bau tidak sedap atau asam selama atau setelah periode tersebut, besar kemungkinan ikan salmon sudah tidak layak konsumsi dan sebaiknya dibuang.
Salmon matang yang sudah rusak biasanya mengeluarkan aroma tengik, asam, dan amis yang kuat sehingga tidak disarankan untuk dimakan.
6. Tekstur berlendir dan lengket
Saat disantap, ikan salmon yang sudah dimasak biasanya memiliki tekstur yang lembut dan mudah terurai. Namun, seiring waktu, sisa salmon dapat kehilangan tekstur tersebut dan berubah menjadi berlendir. Kondisi ini umumnya menjadi tanda bahwa salmon sudah tidak layak dikonsumsi.
"Jika salmon terasa lengket atau berlendir, sebaiknya dibuang," pungkas ahli gizi Rima Kleiner, RD.
Simak Video "Bikin Laper: Segarnya Kuah Asam Kepala Salmon Bumbu Woku"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/sob)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN