Konsumsi makanan tertentu ternyata tidak hanya berpengaruh pada rasa kenyang, tetapi juga dikaitkan dengan peluang hidup lebih lama. Seperti konsumsi tiga makanan enak ini.
Penemuan bahwa makanan bisa membantu membuat seseorang panjang umur terungkap dalam sebuah studi besar yang melibatkan lebih dari tiga juta orang dan menganalisis puluhan penelitian terkait pola makan.
Hasilnya menunjukkan kalau konsumsi beberapa jenis makanan hasil fermentasi maupun turunannya memiliki hubungan dengan penurunan risiko kematian, baik secara umum maupun akibat penyakit kardiovaskular.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Fox News (09/04/2026), penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah di Frontiers in Nutrition tersebut menemukan bahwa konsumsi cokelat, keju, serta produk susu fermentasi seperti yogurt berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah.
Makan yogurt. Foto: iStock |
"Konsumsi cokelat, keju, dan susu fermentasi yang lebih tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kematian secara keseluruhan dan akibat penyakit kardiovaskular." tulis isi studi tersebut.
Meski demikian, para peneliti dalam studi ini juga mencatat bahwa hubungan antara konsumsi keju dengan kematian akibat penyakit jantung dan kanker menunjukkan hasil yang tidak selalu konsisten.
Manfaat tersebut diduga berasal dari proses fermentasi yang melibatkan mikroorganisme seperti bakteri dan ragi. Proses ini menghasilkan senyawa yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh, terutama melalui perbaikan fungsi usus, pengurangan peradangan, serta peningkatan sistem kekebalan.
Yogurt dan produk susu fermentasi lainnya, diketahui mengandung bakteri baik yang dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Sementara itu, cokelat yang berasal dari biji kakao fermentasi mengandung polifenol, yaitu senyawa nabati yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung. Senyawa ini diyakini dapat membantu memperbaiki fungsi pembuluh darah serta mengurangi stres oksidatif dalam tubuh.
keju. Foto: istimewa |
Namun, tidak semua makanan fermentasi menunjukkan manfaat yang sama. Beberapa produk seperti miso khas Jepang dan roti fermentasi jenis tertentu tidak menunjukkan hubungan yang konsisten dengan penurunan risiko kematian pada seseorang.
Para peneliti menjelaskan bahwa hasil ini bersifat observasional sehingga tidak dapat disimpulkan sebagai hubungan sebab-akibat secara langsung.
Menanggapi temuan ini, ahli gizi Robin DeCicco turut mengingatkan pentingnya memilih makanan yang tepat.
"Untuk mendapatkan manfaat optimal, pilih makanan fermentasi yang mengandung bahan makanan aktif dan disimpan dalam kondisi dingin," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sebagian produk seperti yogurt atau kombucha kerap mengandung gula tambahan yang justru dapat mengurangi manfaat kesehatannya.
Para peneliti menekankan perlunya studi lanjutan, termasuk uji klinis, untuk memastikan hubungan antara konsumsi makanan fermentasi dengan umur panjang.
Selain itu, faktor lain seperti pola hidup, kebiasaan makan, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan juga berperan dalam menentukan hasil tersebut.
(sob/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN