Sering kali kamu menemukan bawang putih punya warna tidak biasa, seperti kebiruan atau kehijauan. Apakah jenis bawang seperti ini masih aman dikonsumsi?
Penemuan bawang putih yang tiba-tiba berubah warna menjadi hijau atau biru terang di dalam masakan sering kali memicu kekhawatiran. Banyak orang menganggap perubahan warna mencolok tersebut sebagai tanda pembusukan atau kontaminasi zat beracun yang berbahaya.
Melansir dari Times of India (4/4), fenomena unik ini biasanya muncul pada bawang putih yang sedang direndam dalam cuka atau bahan makanan asam lainnya. Hal tersebut merupakan hasil dari reaksi kimia alami yang sepenuhnya aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara ilmiah, perubahan warna terjadi ketika pigmen dalam bawang putih bernama antosianin bereaksi dengan senyawa asam. Sumber lain mencatat bahwa reaksi tersebut lebih mungkin terjadi pada bawang putih yang belum matang, bertunas, atau sudah lama.
Bawang putih warnanya berubah jadi kebiruan Foto: Times of India |
Kemudian logam dalam peralatan masak, air, atau pipa, bisa memicu perubahan warna kehijauan pada bawang putih. Sementara itu, penelitian ilmu pangan juga mengungkap bawang putih bisa berubah jadi hijau melalui reaksi enzim antara senyawa sulfur alami, terutama allicin dan enzim alliinase.
Lantas, apakah bawang putih kehijauan aman dimakan?
Jawabannya ya. Jika bawang putih berwarna agak biru, hijau, atau di antara keduanya, akibat reaksi yang dijelaskan di atas, maka bawang ini masih aman dimakan.
Perubahan tersebut sebagian besar bersifat hanya memengaruhi tampilan luar bawang putih. Meskipun bisa jadi itu pertanda bahwa bawang putihnya belum matang atau kondisi resepnya terutama reaktif.
Jika kamu tak ingin bawang putih berubah warna jadi kehijauan atau kebiruan, maka gunakan bawang putih segar yang sudah matang sempurna. Terutama saat kamu ingin menggunakannya dalam resep acar atau yang berbahan asam lainnya.
(raf/adr)


KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN