Mikroplastik kini jadi ancaman bagi kesehatan. Kabar menarik datang dari penelitian terbaru yang menemukan bahwa konsumsi makanan tertentu bisa bantu tubuh mengeluarkan mikroplastik.
Melansir dari New York Post (23/3), partikel plastik berukuran sangat kecil ini bisa berasal dari makanan, minuman, hingga lingkungan sekitar.
Karena ukurannya yang kecil, mikroplastik sulit terlihat, tetapi bisa berdampak pada kesehatan jika terus menumpuk. Paparan mikroplastik disebut dapat memicu iritasi kronis, mengganggu sistem hormonal (endokrin), serta memicu gangguan saraf dan penurunan imunitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ada kabar baik! Para ilmuwan menemukan bahwa bakteri baik yang terdapat dalam makanan fermentasi, seperti kimchi, memiliki peran penting dalam proses mengeluarkan mikroplastik dari dalam tubuh.
Ilustrasi kimchi Foto: Getty Images/iStockphoto/4kodiak |
Bakteri tersebut mampu menangkap partikel mikroplastik di dalam sistem pencernaan. Dalam penelitian tersebut, bakteri yang digunakan menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Mikroplastik yang keluar dari tubuh melalui feses meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan kondisi tanpa bantuan bakteri tersebut.
Artinya, mikroorganisme ini bisa membantu tubuh membuang partikel plastik dengan lebih efektif. Cara kerjanya pun cukup sederhana untuk dipahami.
Bakteri baik ini bertindak seperti magnet kecil yang menempel pada mikroplastik di usus. Setelah menempel, partikel plastik menjadi lebih mudah dibawa keluar bersama sistem pencernaan.
Dengan begitu, kemungkinan mikroplastik terserap lebih jauh ke dalam tubuh bisa berkurang. Para ahli juga mengingatkan bahwa mikroplastik bukan hal yang bisa dianggap sepele.
Partikel ini berpotensi mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus dan memicu berbagai masalah kesehatan. Jika jumlahnya terus meningkat, dampaknya bisa lebih serius dalam jangka panjang.
Karena itu, mengonsumsi makanan fermentasi bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk menjaga kesehatan pencernaan. Selain kimchi, makanan seperti sauerkraut juga mengandung bakteri baik yang bermanfaat.
Namun, konsumsi tetap perlu dilakukan secara bertahap agar tubuh bisa menyesuaikan diri. Meski hasil penelitian ini menjanjikan, para ilmuwan menegaskan bahwa penelitian lebih lanjut masih diperlukan, terutama pada manusia.
Temuan ini memberi harapan bahwa ada cara alami yang bisa membantu tubuh menghadapi paparan mikroplastik. Di tengah meningkatnya penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari, menjaga pola makan sehat menjadi langkah penting.
Dengan menambahkan makanan fermentasi ke dalam menu harian, tidak hanya menjaga kesehatan pencernaan, tetapi ternyata berpotensi membantu tubuh melawan zat asing seperti mikroplastik.
(yms/adr)


KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN